
Fenomena kebakaran misterius yang berulang di rumah Mutfiana di Mriyan X, Kasuran, Margomulyo, Kapanewon Seyegan, telah terjadi sebanyak 81 kali. Keluarga korban berharap penyebab pasti kejadian tersebut segera terungkap setelah sejumlah tim peneliti melakukan investigasi di lokasi.
“Harapannya ini segera selesai karena kami juga bingung harus berbuat apa. Solusi sementara yang bisa kami upayakan hanyalah mengosongkan rumah. Kalau untuk pindah total dari sini tidak memungkinkan, karena rumah ini juga menjadi tempat usaha kami,” kata Muftiana, Selasa (2/6/2026).
Sehari sebelumnya, Senin (1/6/2026), tim dari Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) UPN “Veteran” Yogyakarta, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), serta Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penelitian di lokasi.
Saat observasi berlangsung, tim Fakultas Teknik UGM menyaksikan langsung kemunculan api yang membakar kaos yang tergantung di salah satu kamar rumah tersebut. Momen itu dimanfaatkan peneliti untuk mengukur suhu dan kandungan gas secara real time.
Ketua Tim Peneliti UGM, Prof. Ir. Alva Edy Tontowi, mengatakan konsentrasi gas hidrogen terpantau meningkat sesaat sebelum api muncul.
“Ini satu kejadian yang luar biasa, kami bisa melihat langsung. Pada intinya kami mengukur suhu, suhunya naik terus, kemudian yang terpantau gas hidrogen (H₂) naik terus. Pada skala 11–12, api mulai menyala,” ujarnya. (*)













