Starcross Boyong Neck Deep di Wild Ground Festival 27 November Mendatang

0
32

Sebuah festival musik dan komunitas kreatif bernama Wild Ground Festival (WGF) akan dihelat di Candi Prambanan Yogyakarta pada Minggu (27/11/2022) mendatang. 

Wild Ground Festival lahir atas inisiasi Starcross, sebuah brand apparel ternama asal Yogyakarta.  WGF adalah salah satu festival musik terbesar di Jogja yang “family friendly” dan menggabungkan antara band ternama luar negeri juga luar kota dengan musisi dan band lokal yang juga turut menghadirkan beberapa komunitas-komunitas lokal Jogja.

Neck Deep , band pop punk asal Wales, Inggris menjadi bintang utama di festival ini. Tidak kalah menarik, hadir juga performa dari Reality Club, The Adams, Rocket Rockers, dan White Shoes and The Couples Company.

Selain Neck Deep dan barisan band papan atas tanah air, band lokal asal Jogja juga akan tampil diperhelatan tersebut. Mereka adalah Skandal, Mario Zwinkle, Grrrl Gang, Prontaxan, dan Shaggydog.  

Acara ini tidak hanya sebuah festival musik, namun juga menyajikan pengalaman dan kolaborasi dari komunitas kreatif yang ada di Jogja. Selain musik akan dilaksanakan pula Talkshow & Podcast (Youth Field) – Workshop Live Printing (Wild Youth) – Live cooking & ragam kuliner (Wild Garden) – Skate school & Fun Games (Skate). 

Di Wild Ground Fest, pengunjung akan mendapatkan pengalaman berbelanja dari booth merchandise dari Starcross, Saint Barkley (footwear brand), Ren Florist (flower bucket dan fest kit) juga aktivitas permainan menarik dari Starcross dan Skate School for Kids. 

Starcross sebagai penyelenggara adalah bisnis clothing dan apparel pertama yang menggelar festival musik dan komunitas lokal sebesar ini. 

Weimpy Adhari selaku founder dari Starcross dalam keterangan tertulisnya Selasa (1/11/2022) mengatakan bahwa perhelatan Wild Ground Fest adalah salah satu usaha nyata untuk terus merawat ekosistem kreatif di Jogja. 

“Industri Starcross tumbuh kembang di Jogja selama 18 tahun di lingkungan kreatif anak muda Jogja, kami ingin membuat wadah sebuah pagelaran festival yg mewadahi Jogja dengan fokus merawat ekosistem dengan baik,” lanjutnya.

Weimpy merasa dirinya telah tumbuh bersama komunitas kreatif yang ada di Jogja termasuk Starcross di dalamnya. Maka secara prinsip dia tidak ingin hanya menjual produk, tapi sebisa mungkin memberi warna dan mendorong  dalam pergerakan independent kreatif di Jogja. 

“Jadi selama ini kami sebenarnya banyak aktivasi dalam medium kecil dengan teman-teman komunitas kreatif di Jogja seperti skateboard, kompetisi desain, dan tentunya pertunjukan musik dan kolaborasi dengan brand lain,” kata dia.

“Akhirnya kami mewujudkan salah satu keinginan terbesar kami selama ini, menggelar sebuah festival musik besar yang bisa menjadi kebanggaan Jogja, Wild Ground Festival.” imbuh Weimpy.

Pemilihan Neck Deep sebagai artis yang diusung karena pihak Starcross ingin menyajikan sebuah festival musik yang berbeda dari festival musik kebanyakan.  

“Saat ini kebanyakan musik festival bertemakan folks maupun Jazz, sementara di Wild Ground Festival, kami ingin menghadirkan energi yang lebih berwarna. Dari pemilihan Neck Deep, selain mereka adalah band pop punk kesukaan saya pribadi, Neck Deep mewakili energi anak muda, sesuai dengan tagline Starcross sendiri “wild youth”,” ujarnya.

“Jadilah pribadi yang ekspresif dan nikmatilah hidup penuh warna, silahkan “get wild” tapi tetap bertanggung jawab. Itu sebenarnya semangat dari event ini.” Sambungnya. 

Untuk pengalaman yang akan pengunjung dapatkan, Starcross meramu Wild Ground Festival sebagai event yang ramah untuk keluarga, jadi bukan sebuah event yang akan “brutal” tapi selain musik, ada permainan-permainan menarik dan juga insight dari sesi podcast dan workshop, dengan tema yang masih di seputar industri kreatif. 

Target pengunjung untuk acara ini sekitar 4000 pengunjung. Dan saat ini tiket sudah terjual lebih dari 3500 tiket, dan pihak Starcross yakin hingga 27 November nanti target pengunjung akan terpenuhi. 

Alasan lain adalah kami merindukan event besar di Jogja yang mengakomodir komunitas lokal, nyaman dan aman didatangi bersama keluarga juga menikmati musik dan aktivitas penuh warna. 

“Ditambah lagi kami memilih venue Candi Prambanan, Semua elemen itu kami yakini akan menarik warga Jogja dan sekitarnya tapi juga pengunjung dari luar kota,”  pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here