Seorang kurir pengantar makanan menjadi korban penganiayaan setelah membunyikan klakson kepada dua pengendara motor yang melaju oleng di Jalan Menteri Supeno, Umbulharjo, Kota Jogja, Rabu (3/6/2026) dini hari.
Tak hanya korban, seorang warga yang berusaha melerai juga ikut menjadi sasaran pemukulan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.40 WIB di depan Imperial Digital. Berdasarkan keterangan polisi, dua pemuda berinisial BHW (29) dan DNS (28) mengendarai sepeda motor dari arah barat ke timur dalam kondisi oleng.
Di belakang mereka melaju kurir Nur Achmad Alfian (29) yang sedang mengantarkan pesanan pelanggan. Karena laju motor pelaku menghalangi jalan, korban kemudian membunyikan klakson.
“Karena diklakson, pengendara motor di depan tidak terima. Pelaku langsung menendang dan menabrak korban hingga terjatuh. Setelah korban jatuh, para pelaku langsung melakukan pemukulan,” kata Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan.
Seorang rekan pelaku sempat mencoba melerai, namun tidak dihiraukan. Tak lama kemudian, pengendara lain bernama Risvanda Putra Pratama (25) juga berusaha menghentikan keributan. Namun ia justru ikut menjadi korban penganiayaan. Kejadian itu turut disaksikan dua warga di lokasi.
Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke grup WhatsApp komunitas ojol. Dalam waktu singkat, puluhan driver ojol berdatangan ke lokasi sebagai bentuk solidaritas.
Situasi sempat memanas karena massa yang datang tersulut emosi. Kedua pelaku akhirnya dievakuasi dari kepungan massa dan dibawa ke Mapolresta Jogja.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan kedua pelaku berada dalam pengaruh minuman keras saat kejadian.
“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa sebelum kejadian, kedua pelaku memang mengonsumsi minuman beralkohol,” ujar Dani.
Saat ini BHW dan DNS beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana penganiayaan. (*)














