
Pagi itu, suasana di Jalan Brojolamatan, Padukuhan Gejayan, Condongcatur, Sleman, mendadak ramai. Warga berdatangan ke halaman Masjid Fatahillah untuk melihat seekor sapi kurban berukuran jumbo yang baru tiba, Rabu (27/5/2026).
Bukan tanpa alasan. Sapi jenis Simental itu memiliki bobot mencapai 1,1 ton. Tubuhnya yang besar sontak menarik perhatian warga sekitar. Anak-anak hingga orang tua tampak berkerumun, sebagian mengabadikan momen kedatangan sapi raksasa tersebut dengan telepon genggam mereka.
Masjid Fatahillah sendiri berada tak jauh dari kediaman tokoh nasional Amien Rais di kawasan Condongcatur.
Ketua Takmir Masjid Fatahillah, Muhani, mengatakan sapi jumbo itu merupakan kiriman dari seseorang berinisial TIW yang berada di Jakarta. Sapi tersebut diketahui dibeli dari peternak di Boyolali, Jawa Tengah.
“Iya, ada yang ngirim sapi untuk kurban Iduladha, datang kiriman sapi jumbo 1,1 ton berinisial TIW dari Jakarta tapi sapinya dari peternak Boyolali. Pengirimnya hanya bilang dari Pak TIW untuk warga komplek semoga bermanfaat,” kata Muhani saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Muhani mengaku, awalnya dirinya mendapat kabar dari kepala dukuh setempat terkait rencana pengiriman sapi jumbo tersebut. Setelah informasi diterima, pengurus masjid langsung menyiapkan berbagai kebutuhan penyembelihan.
Ia menuturkan, ukuran sapi yang tidak biasa membuat hewan kurban itu sempat menjadi tontonan warga. Banyak warga penasaran ingin melihat langsung sapi dengan bobot lebih dari satu ton tersebut.
Meski belum mengetahui pasti identitas pengirimnya, sebagian warga menduga inisial TIW merujuk pada nama Teddy Indra Wijaya.
“Kami berterimakasih kepada Bapak TIW atas bantuan sapi ini, sudah kami terima dan kami bagikan. Semoga diberi kesehatan dan kelancaran,” ujarnya.
Tahun ini, total hewan kurban di Masjid Fatahillah mencapai lima ekor sapi dan 14 ekor kambing. Seluruh daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Ketua RT 01 Padukuhan Gejayan, Lilik Prabowo, mengatakan pembagian daging dilakukan merata kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama.
“Di RT 01 semua kebagian baik warga muslim maupun non muslim. Kemarin kami bagikan 2 kilogram per kepala keluarga. Di sini total ada 150 KK,” ungkapnya.
Jumlah daging kurban yang melimpah bahkan membuat distribusi dilakukan hingga ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Kebumen dan Magelang. Di tengah perayaan Iduladha, sapi jumbo itu bukan hanya menjadi tontonan warga, tetapi juga menghadirkan cerita tentang kebersamaan dan berbagi di kampung Gejayan. (*)













