Pengguna KA Bandara dari Stasiun Wates Tembus 140 Ribu pada Semester I 2026

0
1

Layanan Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berbasis Public Service Obligation (PSO) semakin diminati masyarakat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah pengguna yang berangkat melalui Stasiun Wates telah menembus lebih dari 140 ribu penumpang, melanjutkan tren positif penggunaan transportasi publik di wilayah Kulon Progo.

Data KAI Bandara menunjukkan, sepanjang 2025 sebanyak 261.551 penumpang menggunakan layanan KA Bandara melalui Stasiun Wates. Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi untuk menunjang mobilitas harian menuju Kota Yogyakarta maupun Bandara YIA.

Executive Vice President KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan layanan KA Bandara kini tidak hanya dimanfaatkan penumpang pesawat, tetapi juga menjadi penghubung penting bagi masyarakat yang beraktivitas antara Wates dan Kota Yogyakarta.

“KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dukungan pemerintah melalui skema PSO memberikan manfaat nyata dengan menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau, sehingga mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).

Menurut Porwanto, subsidi PSO memungkinkan masyarakat menikmati layanan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Kondisi tersebut diharapkan mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi massal.

Ia menambahkan, keberadaan KA Bandara berbasis PSO juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Kemudahan akses transportasi dinilai mampu meningkatkan pergerakan masyarakat, membuka peluang usaha, serta mendukung sektor pariwisata dan perdagangan di Kulon Progo maupun Daerah Istimewa Yogyakarta.

KAI Bandara, lanjutnya, akan terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui ketepatan waktu, keamanan, kenyamanan, serta integrasi dengan moda transportasi lainnya agar layanan tersebut semakin menjadi pilihan utama masyarakat.

Selain itu, KAI Bandara mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan dan memanfaatkan layanan lost and found apabila terjadi kehilangan barang. Bagi calon penumpang pesawat, masyarakat juga diimbau tiba di bandara tiga jam sebelum keberangkatan internasional dan dua jam sebelum penerbangan domestik guna menghindari keterlambatan. (*)