Korban Google Maps, Pemudik Arus Balik Tol Purwomartani Nyasar ke Sawah dan Perkampungan

0
25

Momen arus balik Lebaran 2026 pada Senin (23/3/2026) menyisakan cerita unik di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Berniat masuk melalui Gerbang Tol Purwomartani, banyak kendaraan pemudik justru tersesat ke jalan setapak dan area persawahan warga akibat mengikuti arahan navigasi Google Maps.

Hal ini memicu kepadatan lalu lintas dadakan di jalan perkampungan Dusun Karangkalasan RT II, Purwomartani.

Mayoritas mobil yang terjebak didominasi kendaraan berpelat luar daerah seperti B, G, dan L. Tidak hanya pemudik, wisatawan pun ikut tersesat.

“Iya, mau ke Sleman aja liburan dari Magelang,” ujar Brilian, salah satu pengendara yang tersesat di lokasi.

Fenomena nyasar massal ini diakui warga baru pertama kali terjadi di kawasan tersebut. Warga setempat yang kebingungan akhirnya berinisiatif turun tangan menjadi relawan penunjuk arah agar rentetan kendaraan tidak semakin terjebak di jalan sempit.

“Sekitar jam 13.30 WIB tiba-tiba banyak mobil masuk sini, semuanya pakai Google Maps mencari pintu tol. Baru kali ini diarahkan masuk lewat Selokan Mataram,” jelas Yaka, salah satu warga Karangkalasan.

“Kita bantu atur supaya tidak makin keblasuk (tersesat). Pemudik mengira jalan tanah yang naik ini jalur masuk tol, padahal itu khusus untuk pekerja proyek,” lanjutnya.

Merespons kejadian ini, Humas PT Jasamarga Jogja Solo, Rachmat, membenarkan bahwa aplikasi peta digital telah mengarahkan pengendara ke jalan-jalan kecil hingga memicu penumpukan.

Ia mengimbau agar pengguna jalan kembali memperhatikan rambu lalu lintas fisik yang sudah disiapkan.

“Untuk masuk ke gerbang tol, kami sudah memasang rambu-rambu penunjuk arah. Apabila masih membingungkan, bisa meminta informasi kepada petugas di lapangan,” tegas Rachmat.

“Kami harap masyarakat bisa berkoordinasi agar tidak terjadi kepadatan serupa,” tutupnya.