Ribuan pelari akan memadati kawasan Malioboro dan sejumlah titik ikonik Kota Yogyakarta pada Minggu (3/5/2026) dalam ajang Jogja 10K Powered by Indosat 5G.
Penyelenggara memastikan kesiapan infrastruktur digital, khususnya jaringan 5G, untuk mendukung kelancaran event sekaligus menjamin konektivitas selama kegiatan berlangsung.
Head of Region Central Java Indosat, Joko Tri Wibowo, mengatakan stabilitas jaringan menjadi kunci utama di tengah tingginya mobilitas peserta dan wisatawan. Menurutnya, Indosat berkomitmen menghadirkan koneksi tanpa hambatan selama acara berlangsung.
“Memberikan pengalaman tanpa gangguan adalah bagian dari upaya kami dalam mendukung pemberdayaan digital masyarakat Jogja,” ujarnya dalam Media Update di Yogyakarta, Kamis (30/4/2026).
Kesiapan jaringan diperkuat melalui optimalisasi di sepanjang rute lomba 10K, 5K, dan 3K, termasuk kawasan Tugu Jogja, Malioboro, hingga titik transportasi publik dan fasilitas kesehatan.
Head of Technology Central Java Indosat, Sugeng Rumawan, menyebut pihaknya telah melakukan drive test berulang untuk memastikan perpindahan jaringan antar BTS berjalan mulus.
“Hingga saat ini kami telah membangun 311 BTS 5G yang menjangkau 24 kecamatan di Jogja. Ini merupakan investasi jangka panjang, bukan hanya untuk event ini,” jelasnya.
Selain dukungan teknis, Indosat juga menghadirkan sejumlah program promosi, termasuk layanan internet rumah tanpa kabel berbasis 5G yang dapat dicoba peserta sejak pengambilan race pack.
Sementara itu, Project Director Jogja Tech, Sentanu Wahyudi, menilai ajang Jogja 10K tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga menjadi momentum integrasi antara sport, pariwisata, dan digitalisasi.
Ia menyebut konektivitas yang kuat menjadi faktor penting dalam mendukung pengalaman peserta, termasuk aktivitas berbagi secara real-time di media sosial.
“Dengan ribuan peserta, komunikasi yang cepat dan stabil juga krusial untuk mendukung operasional dan keamanan di lapangan,” katanya.
Ajang ini diharapkan tidak hanya menarik partisipasi pelari, tetapi juga memperkuat citra Jogja sebagai destinasi wisata yang modern dan terkoneksi secara digital. (*)














