Hanya Ditemui Dua Legislator, Mahasiswa Tuding DPRD DIY Tak Serius Dengar Aspirasi

0
3

Aksi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DIY di Gedung DPRD DIY, Jumat (19/6/2026), sempat memanas setelah massa menuntut seluruh anggota dewan turun menemui mereka. Mahasiswa menolak berdialog jika hanya diwakili dua legislator.

Ketegangan bermula ketika massa mengetahui hanya dua anggota DPRD DIY yang bersedia menerima aspirasi mereka. Padahal, menurut mahasiswa, DPRD DIY memiliki 55 anggota yang seharusnya ikut bertanggung jawab mendengarkan tuntutan publik.

Massa kemudian bergerak menuju lobi dan berusaha masuk ke ruang rapat DPRD DIY. Namun langkah mereka terhenti karena pintu masuk telah dijaga puluhan aparat keamanan. Negosiasi berlangsung sekitar 20 menit, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan.

“Ada 55 anggota DPRD DIY, kenapa hanya dua orang saja yang mau menemui? Kami ingin bukan hanya dua orang saja, ada banyak fraksi di sini,” teriak salah satu peserta aksi.

Setelah tertahan di depan ruang rapat, massa kembali ke halaman gedung DPRD DIY. Suasana kembali memanas ketika sejumlah mahasiswa mengeluarkan dua ban bekas yang hendak dibakar sebagai simbol protes.

Namun sebelum ban dibakar, seorang pria berbaju merah tiba-tiba berlari dari belakang dan merebut ban tersebut. Aksi itu memicu ketegangan sesaat karena mahasiswa tidak terima ban yang mereka bawa diambil secara paksa.

Pria tersebut terus mengejar mahasiswa sambil mengingatkan agar aksi tidak berlangsung anarkis.

“Janjinya apa, janjinya apa tadi,” ucapnya.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi segera melerai dan memisahkan kedua pihak. Situasi akhirnya dapat dikendalikan sehingga aksi kembali berlangsung kondusif.

Di tengah kebuntuan itu, Sekretaris DPRD DIY Yudi Ismono menawarkan dialog di dalam gedung dengan melibatkan 15 perwakilan mahasiswa.

“Silakan masuk ke dalam, perwakilan 15 orang. Sudah ada dua anggota dewan yang menunggu,” kata Yudi.

Namun tawaran tersebut belum diterima massa. Mahasiswa tetap bersikeras meminta lebih banyak anggota DPRD DIY hadir menemui peserta aksi secara langsung.

Hingga sekitar pukul 17.46 WIB, massa masih bertahan di halaman DPRD DIY sambil melanjutkan orasi dan menunggu respons dari para wakil rakyat yang mereka tuntut untuk turun berdialog. (*)