Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan kualitas akademiknya dengan meluluskan 1.282 mahasiswa pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 958 lulusan berhasil meraih predikat cum laude.
Prosesi wisuda yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (1/8/2026), itu meluluskan 1.200 mahasiswa Program Sarjana (S1), 81 mahasiswa Program Magister (S2), dan satu lulusan Program Sarjana Terapan (D4). Dominasi lulusan berpredikat cum laude menjadi indikator keberhasilan UAD dalam menjaga mutu pendidikan.
“Jadilah lulusan UAD yang mampu memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam berkemajuan. Gelar yang diterima hari ini adalah awal dari proses pembelajaran sepanjang hayat,” pesan Rektor UAD Muchlas MT dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (1/8/2026).
Muchlas menegaskan, keberhasilan menyandang gelar akademik bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan baru untuk terus belajar, berinovasi, dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah capaian strategis UAD sepanjang 2026. UAD menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) nasional dalam pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan 2026, peringkat kedua PTS terbaik di Indonesia versi Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, serta peringkat keenam nasional pada indikator Research Quality.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan para alumni agar menjadikan wisuda sebagai momentum memperkuat kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
“Jadikan wisuda ini sebagai parameter kemajuan UAD dan menghasilkan lulusan yang menjadi kader penggerak Muhammadiyah,” ujarnya.
Selain capaian institusi, prosesi wisuda juga menghadirkan kisah inspiratif para lulusan. Salah satunya Dhita Pratama Putra, lulusan Program Studi Fisika yang berhasil mengoleksi lebih dari 130 penghargaan. Ia mengaku bangga menjadi sarjana pertama di keluarganya.
Menurut Dhita, perjalanan kuliah yang penuh tantangan membentuk karakter pantang menyerah. Ia juga membuktikan bahwa lulusan Fisika mampu berkarier di berbagai bidang.
“Aku juga kini jadi profesional digital marketing dengan pengalaman lebih dari lima tahun,” ujarnya.
Inspirasi serupa datang dari Komisah, lulusan berprestasi Program Studi Kesehatan Masyarakat sekaligus penerima beasiswa KIP Kuliah. Ia mengapresiasi dukungan UAD selama menempuh pendidikan.
“Kelulusan sebagai awal untuk mewujudkan impian yang lebih besar,” katanya.
Rangkaian wisuda ditutup dengan pengukuhan lulusan, pembacaan nama wisudawan berprestasi, serta penyerahan ijazah sebagai penanda berakhirnya masa studi dan dimulainya pengabdian para lulusan di tengah masyarakat.(*)
YOGYAKARTA — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan kualitas akademiknya dengan meluluskan 1.282 mahasiswa pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 958 lulusan berhasil meraih predikat cum laude.
Prosesi wisuda yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (1/8/2026), itu meluluskan 1.200 mahasiswa Program Sarjana (S1), 81 mahasiswa Program Magister (S2), dan satu lulusan Program Sarjana Terapan (D4). Dominasi lulusan berpredikat cum laude menjadi indikator keberhasilan UAD dalam menjaga mutu pendidikan.
“Jadilah lulusan UAD yang mampu memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam berkemajuan. Gelar yang diterima hari ini adalah awal dari proses pembelajaran sepanjang hayat,” pesan Rektor UAD Muchlas MT dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (1/8/2026).
Muchlas menegaskan, keberhasilan menyandang gelar akademik bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan baru untuk terus belajar, berinovasi, dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah capaian strategis UAD sepanjang 2026. UAD menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) nasional dalam pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan 2026, peringkat kedua PTS terbaik di Indonesia versi Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, serta peringkat keenam nasional pada indikator Research Quality.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan para alumni agar menjadikan wisuda sebagai momentum memperkuat kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
“Jadikan wisuda ini sebagai parameter kemajuan UAD dan menghasilkan lulusan yang menjadi kader penggerak Muhammadiyah,” ujarnya.
Selain capaian institusi, prosesi wisuda juga menghadirkan kisah inspiratif para lulusan. Salah satunya Dhita Pratama Putra, lulusan Program Studi Fisika yang berhasil mengoleksi lebih dari 130 penghargaan. Ia mengaku bangga menjadi sarjana pertama di keluarganya.
Menurut Dhita, perjalanan kuliah yang penuh tantangan membentuk karakter pantang menyerah. Ia juga membuktikan bahwa lulusan Fisika mampu berkarier di berbagai bidang.
“Aku juga kini jadi profesional digital marketing dengan pengalaman lebih dari lima tahun,” ujarnya.
Inspirasi serupa datang dari Komisah, lulusan berprestasi Program Studi Kesehatan Masyarakat sekaligus penerima beasiswa KIP Kuliah. Ia mengapresiasi dukungan UAD selama menempuh pendidikan.
“Kelulusan sebagai awal untuk mewujudkan impian yang lebih besar,” katanya.
Rangkaian wisuda ditutup dengan pengukuhan lulusan, pembacaan nama wisudawan berprestasi, serta penyerahan ijazah sebagai penanda berakhirnya masa studi dan dimulainya pengabdian para lulusan di tengah masyarakat.(*)














