Anomali Suhu Laut Picu Hujan dan Gelombang Tinggi di DIY hingga Awal Juli

0
81
Gelombang di pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. (zukhronnee muhammad)

Anomali suhu permukaan laut di perairan sekitar Jawa memicu potensi hujan dan gelombang tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama tiga hari ke depan, 29 Juni hingga 1 Juli 2025.

BMKG DIY mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca yang cenderung ekstrem, khususnya bagi warga pesisir dan pelaku aktivitas kelautan.

Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menjelaskan suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa terpantau hangat, antara 26 hingga 28 derajat Celcius, dengan anomali mencapai -0,5 hingga 2,0 derajat Celcius. 

“Kondisi ini memperkuat pasokan uap air ke atmosfer dan mendorong pembentukan awan hujan,” ujarnya saat dikonformasi, Minggu (29/6/2025).

Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya pola siklonik di sebelah barat Pulau Kalimantan yang memperkuat angin Timuran di wilayah Jawa, termasuk DIY. 

“Dampaknya tidak hanya meningkatkan potensi hujan, tapi juga memperbesar kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan selatan DIY,” imbuhnya.

Kelembaban udara pada ketinggian 1,5 hingga 5 kilometer di wilayah DIY bervariasi antara 45 hingga 90 persen, yang turut mendukung terbentuknya awan hujan. 

BMKG memprakirakan pada 29 Juni 2025, hujan ringan hingga sedang akan terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman bagian utara, Kulon Progo utara, Gunungkidul utara, dan Bantul bagian tengah. Pada 30 Juni, hujan ringan masih berpotensi turun di Sleman utara dan Gunungkidul utara. 

Sementara pada 1 Juli, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur Sleman utara, Kulon Progo bagian utara dan selatan, Gunungkidul utara, dan Bantul tengah. 

“Tinggi gelombang laut selama periode tersebut diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter dan masuk dalam kategori tinggi,” ujarnyaa.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap risiko yang mungkin muncul akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di wilayah pesisir selatan DIY.(*)