Pakuwon Mall Jogja Tunda Pembangunan Pagar, Bantah Terkait Isu Keamanan

0
4
Salah satu sisi Pakuwon Mall yang sudah terlanjur dibangun pagar. (zukhronnee muhammad)

Manajemen Pakuwon Mall Jogja menghentikan sementara pembangunan pagar di area luar mal setelah proyek tersebut memicu beragam spekulasi di media sosial. Pagar yang tengah dibangun sempat dikaitkan warganet dengan isu keamanan hingga antisipasi aksi demonstrasi.

General Manager Pakuwon Mall Jogja, Vicky Ratih Wandansari, menegaskan anggapan tersebut tidak benar. Menurutnya, pembangunan pagar merupakan bagian dari penyempurnaan fasilitas yang sudah direncanakan sejak tahun lalu karena area mal belum memiliki pagar permanen.

“Tujuannya untuk estetika dan kerapian. Ini memang agenda kami sejak tahun lalu,” kata Vicky pada Senin (3/8/2026).

Ia mengaku terkejut proyek tersebut justru memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Padahal, pembangunan dilakukan di area yang sesuai dengan garis sepadan pagar dan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Vicky juga membantah pagar dibangun untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa. Selama ini, kata dia, manajemen selalu mengedepankan pendekatan persuasif terhadap massa aksi, bahkan pernah memfasilitasi kebutuhan logistik dan pos kesehatan saat demonstrasi berlangsung.

Untuk meredam polemik, manajemen memutuskan menghentikan sementara pekerjaan pembangunan pagar.

Pantauan di lokasi sebelah Barat mal sudah terpancang besi-besi hijau. Diduga merupakan tiang pagar lanjutan yang sudah mulai dibangun dari Marriott Hotel hingga pintu parkir. Tidak ada aktivitas pekerja di area tersebut.

“Kami tidak menyangka ini menimbulkan kegelisahan. Karena itu kami memilih meng-hold sementara agar tidak menambah keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Bupati Sleman Harda Kiswaya turut meminta masyarakat tidak mengaitkan pembangunan pagar dengan kondisi keamanan. Menurutnya, pembangunan pagar merupakan kewenangan pengelola gedung dan menjadi hal yang lazim dilakukan.

“Negara kita aman, Sleman aman. Jangan dikaitkan dengan hal-hal lain. Kebetulan saja pengerjaannya dimulai saat musim kemarau,” tegas Harda.

Manajemen Pakuwon Mall Jogja berharap polemik ini tidak memengaruhi iklim investasi di Jogja. Mereka memastikan minat investor untuk berinvestasi di wilayah ini tetap tinggi dan berjalan normal. (*)