Jogja telah lama dikenal sebagai kota yang terbuka terhadap ragam budaya, termasuk dalam urusan kuliner. Di tengah menjamurnya restoran dengan berbagai cita rasa dunia, masyarakat kota ini kerap menyambut kehadiran tempat makan baru yang menawarkan pengalaman berbeda tanpa meninggalkan kedekatan dengan selera lokal.
Suasana itulah yang mewarnai pembukaan gerai Haraku Ramen di lantai dasar Pakuwon Mall Jogja. Menjadi gerai ke-22 secara nasional, restoran yang resmi beroperasi sejak 27 Juli 2026 itu menghadirkan ramen bergaya Jepang dengan sertifikasi halal serta pendekatan yang mencoba mengakomodasi preferensi masyarakat Indonesia.
Sentuhan lokal langsung terlihat sejak acara peresmian. Manajemen dan karyawan mengenakan busana batik bermotif Sido Mukti yang dipadukan dengan identitas Haraku Ramen. Pilihan tersebut menjadi simbol bahwa kehadiran merek nasional ini ingin tumbuh bersama budaya Jogja.
“Walaupun Haraku Ramen hadir sebagai bagian dari jaringan nasional, kami tidak pernah membatasi ruang kolaborasi di Jogja. Di Ismaya Group, setiap kali kami hadir di suatu daerah, kami selalu mengutamakan kerja sama dengan talenta-talenta lokal,” ujar I Dewa Gede Ari, Cluster Brand Marketing Manager Ismaya Group di sela pembukaan pada Senin (3/8/2026).
“Kami ingin berkontribusi terhadap perkembangan industri kreatif melalui kolaborasi bersama komunitas di Jogja,” lanjutnya.
Semangat kolaborasi itu juga tercermin pada sajian yang ditawarkan. Haraku mengandalkan kuah ramen berbahan kaldu ayam yang direbus selama delapan jam untuk menghasilkan tekstur yang lebih pekat dan cita rasa gurih alami.
Restoran ini menawarkan enam pilihan kuah. Salah satu menu andalannya ialah Chicken Crispy Classic Ramen, yang memadukan mi, kuah kaldu kolagen, dan ayam krispi. Bagi penyuka rasa pedas tersedia Bara Ramen dan Creamy Bararamen, menu yang dikembangkan berdasarkan masukan pelanggan.
Selain ramen, Haraku menghadirkan konsep Raishi Mura, yakni menu nasi yang dapat dipilih sesuai selera, mulai dari Butter Rice, Nori Rice, hingga nasi daun jeruk. Menu tersebut disajikan bersama lauk pilihan dan kuah oden berbahan dasar sari udang.
Kehadiran Haraku Ramen mendapat sambutan positif dari sejumlah tamu undangan. Bupati Sleman, Harda Kiswaya yang hadir saat pembukaan menilai karakter rasa yang ditawarkan berbeda dengan yang umum ditemui di berbagai restoran.
“Semuanya enak. Bumbunya khas dan jarang ditemukan di tempat lain. Rasanya pas, kuahnya gurih, aromanya menggugah selera, dan telurnya terlihat sangat segar,” ujarnya.
Menurut Harda, kehadiran pilihan kuliner baru turut memperkaya pengalaman masyarakat, khususnya generasi muda, mahasiswa, dan wisatawan yang berkunjung ke Jogja.
Pandangan serupa disampaikan Dwi Wulandari Kabid Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman. Ia berharap pelaku industri kuliner berskala nasional dapat memperluas kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, terutama dalam pemanfaatan komoditas pangan seperti ayam dan cabai, sehingga manfaat ekonomi juga dirasakan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Vicky Ratih, General Manager Pakuwon Mall Jogja, menilai keberadaan Haraku Ramen melengkapi ragam pilihan kuliner di pusat perbelanjaan tersebut. Menurutnya, karakter masyarakat Jogja yang datang dari berbagai daerah menjadikan kota ini sebagai ruang yang terbuka bagi beragam konsep kuliner.
Menyasar pasar keluarga hingga mahasiswa, Haraku Ramen menawarkan harga yang relatif terjangkau. Dalam rangka grand opening, restoran ini menghadirkan sejumlah program promosi, di antaranya gratis es krim untuk setiap pembelian ramen atau Raishi pada 3–9 Agustus 2026, program buy one get one pada 10–16 Agustus 2026, serta promo Ramen Hebat seharga Rp25.000 setiap Senin–Jumat pukul 14.00–17.00 WIB.
Bagi Haraku Ramen, kehadiran di Jogja bukan sekadar membuka gerai baru. Restoran ini mencoba menghadirkan perpaduan teknik memasak Jepang, cita rasa yang disesuaikan dengan lidah Indonesia, serta ruang kolaborasi dengan budaya lokal dalam satu pengalaman bersantap. (*)

















