Malam 1 Suro, Ribuan Suporter PSIM Gelar Topo Bisu Pertanyakan Nasib Mandala Krida

0
2
Protes supporter PSIM terhadap kasus yang membuat stadion Mandala Krida tidak bisa digunakan. (zukhronnee muhammad)

Ribuan suporter PSIM Yogyakarta akan menggelar aksi Topo Bisu Mandala pada Malam 1 Suro, Selasa (16/6/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk kekecewaan terhadap belum siapnya Stadion Mandala Krida untuk digunakan sebagai kandang PSIM di Liga 1.

Sekitar 3.000 peserta diperkirakan mengikuti aksi yang dimulai pukul 21.00 WIB dari Wisma PSIM. Massa akan berjalan mengelilingi Stadion Mandala Krida sambil menyampaikan aspirasi secara damai.

Penggagas aksi, Andre Miliran, mengatakan Topo Bisu Mandala merupakan suara suporter yang berharap persoalan stadion segera mendapat perhatian serius dari para pemangku kepentingan.

“Ini aksi damai yang kami harapkan mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait dan stakeholder PSIM,” kata Andre, Jumat (12/6/2026).

Melalui poster yang beredar di media sosial, peserta diminta mengenakan pakaian serba hitam. Sejumlah pesan yang akan dibawa dalam aksi tersebut antara lain “Usut Korupsi Mandala Krida”, “PSIM Butuh Stadion”, “KPK Selesaikan Kasus Ini”, dan “Mandala Adalah Kebanggaan, Bukan Korban”.

Aksi ini dipicu kepastian bahwa PSIM tidak dapat menggunakan Mandala Krida sebagai kandang saat menjalani musim perdana di Liga 1. Stadion kebanggaan warga Jogja itu belum memenuhi standar verifikasi kompetisi, terutama pada aspek pencahayaan.

Akibatnya, PSIM harus menggelar laga kandang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Bagi banyak suporter, kondisi ini bukan sekadar persoalan lokasi pertandingan.

Mereka merasa kehilangan kesempatan menyaksikan tim kebanggaan bertanding di rumah sendiri setelah penantian panjang membawa PSIM promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Topo Bisu Mandala juga akan berlangsung di tengah rangkaian kegiatan Malam 1 Suro di DIY. Pada waktu yang hampir bersamaan, aparat keamanan turut mengawal Kirab Pusaka Keraton Yogyakarta yang menjadi tradisi tahunan. (*)