Minat masyarakat terhadap layanan KA Bandara YIA terus meningkat. Pada Triwulan I 2026, jumlah penumpang mencapai 118 ribu orang untuk relasi Stasiun Yogyakarta–Stasiun Wates dan sebaliknya. Angka ini melanjutkan tren positif sepanjang 2025 yang mencatat total 458 ribu penumpang.
KAI Bandara menyebut tingginya angka tersebut menunjukkan layanan kereta bandara semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, serta terjangkau.
Untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas, KAI Bandara mengoperasikan 24 perjalanan kereta setiap hari pada lintas tersebut. Jadwal disusun fleksibel, dengan keberangkatan paling awal dari Stasiun Yogyakarta pukul 04.20 WIB, sementara perjalanan terakhir dari Stasiun Wates menuju Yogyakarta pada pukul 21.10 WIB.
Selain itu, tarif yang ditawarkan relatif murah, mulai Rp10.000, sehingga dapat diakses berbagai lapisan masyarakat. Kehadiran layanan ini tidak hanya mempermudah akses menuju bandara, tetapi juga berkontribusi pada penguatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Wates dan sekitarnya.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.
“KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang terintegrasi, aman, dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis (30/4/2026).
“Melalui KA Bandara YIA, kami berharap dapat semakin memperkuat konektivitas masyarakat Wates dengan pusat kota Yogyakarta serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” lanjutnya.
KAI Bandara juga terus melakukan peningkatan dari sisi operasional, fasilitas, hingga kemudahan akses pembelian tiket guna memberikan pengalaman perjalanan yang optimal.
Sebagai informasi, KAI Bandara merupakan anak usaha PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara. Layanan KA Bandara YIA mulai dioperasikan sejak April 2022, memperluas jaringan kereta bandara di Indonesia. (*)














