Bukannya memperbanyak ibadah di bulan Ramadan, sekelompok remaja di Kota Jogja justru terlibat tawuran usai menggelar buka puasa bersama, Kamis (12/3/2026) malam.
Tiga pelajar SMP berinisial MR (16), AA (15), dan RG (15) diamankan anggota Polsek Jetis setelah keributan di depan SD Bumijo, Jalan Tentara Pelajar.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Dua kelompok remaja yang mengendarai sekitar 40 sepeda motor melaju dari arah utara. Mereka berkendara zig-zag sambil saling menantang.
Ketegangan memuncak di depan SD Bumijo. Kedua kelompok berhenti dan terlibat perkelahian fisik di jalan.
Seorang warga, CJ (19), sempat berusaha membubarkan massa sendirian. Warga sekitar kemudian ikut membantu hingga beberapa remaja yang tertinggal dari rombongan berhasil diamankan.
Polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan tiga pelajar. Petugas juga menyita satu sabuk (gasper) yang diduga digunakan sebagai alat untuk menyerang.
Kasi Humas Polresta Jogja, Ipda Anton Budi Susilo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyayangkan aksi kekerasan yang melibatkan pelajar, terlebih terjadi di bulan Ramadan.
“Benar, personel Polsek Jetis telah mengamankan tiga pelajar SMP yang diduga terlibat keributan. Sangat disayangkan, niat awal mereka adalah buka bersama, namun justru berakhir dengan aksi provokasi dan tawuran di jalan raya,” ujar Anton saat dikonfirmasi pada Jumat (13/3/2026).
Ketiga remaja kini dibawa ke Mapolsek Jetis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memanggil orang tua dan pihak sekolah untuk pembinaan.
“Kami mengimbau para orang tua lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya. Bhabinkamtibmas juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memberikan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)

















