Driver Ojol Jogja Gruduk Mapolda DIY, Desak Proses Hukum Kasus Affan Kurniawan

0
71
Aksi solidaritas pengemudi dan kurir daring di Mapolda DIY. (zukhronnee muhammad)

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Yogyakarta menggelar aksi solidaritas di depan Mapolda DIY, Jumat (29/8/2025), menyusul meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demonstrasi di Jakarta.

Massa yang sebelumnya bergerak dari simpang empat Condongcatur itu menyalakan lilin, menggelar jaket ojol, serta menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan. Mereka juga membagikan pita hitam kepada pengguna jalan dan menggelar doa bersama di lokasi aksi.

Ketua Umum Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB), Rie Ramawati atau Wuri, menyebut aksi tersebut menjadi simbol solidaritas dan doa bersama untuk almarhum. 

“Setelah doa bersama, kami akan salat Jumat di Masjid Polda DIY dilanjutkan dengan salat gaib untuk mendoakan korban,” ujarnya.

Dalam orasinya, para pengemudi ojol menuntut proses hukum yang transparan terhadap pelaku penabrakan. 

“Harapannya pelaku diproses sesuai hukum dan diberi hukuman setimpal. Polisi juga harus meninjau ulang cara menghadapi massa. Kami tidak bersenjata, jadi tidak perlu ada kekerasan,” tegas Wuri.

Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono yang menemui massa menyampaikan permintaan maaf. 

“Saya mewakili Polri DIY memohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas kawan-kawan di Jakarta mengakibatkan almarhum meninggal dunia. Tuntutan rekan-rekan sudah diterima, tetapi penanganannya ada di Jakarta,” kata Anggoro.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf kepada keluarga korban. Ia berjanji Polri akan mengusut kasus ini secara transparan dan bertanggung jawab penuh terhadap korban. (*)