Sebuah video dua petugas berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) DIY yang tampak berfoto di kawasan Tugu Pal Putih viral di media sosial. Video itu diunggah akun @ripan dengan narasi sindiran “Abis foto malah cabut, yaelah anying-anying”, lalu diunggah ulang akun Lambe Turah dan ramai menuai komentar negatif.
Banyak warganet menilai perilaku seperti itu bukan hal baru. Di kolom komentar, beberapa menulis bahwa kejadian serupa kerap terjadi di instansi lain.
“Nggak heran, sering banget lihat petugas cuma foto-foto doang, lalu nongkrong di warkop,” tulis salah satu pengguna.
Ada pula yang menyayangkan sikap petugas yang dinilai tidak profesional di tempat umum.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti menegaskan video itu tidak menunjukkan situasi sebenarnya di lapangan. Ia menyebut unggahan tersebut hanya menampilkan potongan kecil dari seluruh aktivitas petugas.
“Itu cuma potongan foto saat mereka berada di lokasi. Setelah berfoto, mereka tetap bekerja, hanya saja tidak difoto oleh orang yang mengunggah itu,” ujar Erni saat dihubungi, Rabu (15/10/2025).
Erni menjelaskan, dua petugas dalam video itu tetap menjalankan tugas sesuai prosedur, termasuk patroli dan pelaporan ke pos polisi setempat.
“Banyak aktivitas yang dilakukan setelahnya, tapi karena yang diunggah cuma satu momen, seolah-olah mereka tidak bekerja,” jelasnya.
Hasil klarifikasi internal Dishub menunjukkan, foto tersebut sebenarnya bagian dari prosedur pelaporan posisi kerja.
“Petugas memang diwajibkan memotret titik lokasi tempat mereka bertugas, lalu melaporkannya ke kantor sebagai bukti kehadiran,” paparnya.
Meski begitu, Erni mengakui viralnya video itu menjadi pelajaran bagi pihaknya untuk memperbaiki komunikasi publik.
“Kadang netizen hanya melihat dari foto tanpa tahu konteksnya. Karena itu, kami akan lebih hati-hati dalam menjelaskan aktivitas petugas di lapangan agar tidak disalahpahami,” tandasnya. (*)














