Aksi kejar-kejaran dramatis terjadi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) hingga kawasan Sanden, Bantul, Sabtu (4/4/2026) dini hari. Dua remaja yang diduga pelaku kejahatan jalanan berhasil diamankan warga bersama polisi setelah merusak kendaraan warga menggunakan senjata tajam.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saksi Yoan Bagus Pradita (26), yang mengemudikan mobil pick up dari arah Wonosari, berpapasan dengan rombongan sekitar enam sepeda motor di Jembatan Senggol, Dusun Ngepet, Srigading. Para remaja tersebut terlihat menenteng celurit.
Merasa terancam, saksi melakukan pengejaran. Namun di Simpang Empat Pandan Sari, salah satu pelaku menyerang dengan membacok kaca depan kanan mobil hingga rusak.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. Polisi mengamankan dua remaja yang diduga terlibat dan kini menjalani pemeriksaan di Polsek Sanden.
“Benar, telah diamankan dua remaja berinisial NTA (15) asal Bambanglipuro sebagai joki, dan RRG (18) asal Semanu, Gunungkidul yang berdomisili di Pundong sebagai pembonceng sekaligus pembawa senjata tajam,” ujar Rita saat dikonfirmasi pada Minggu (5/4/2026).
Pengejaran berakhir di kawasan Goa Cemara saat rombongan pelaku kocar-kacir. Sekitar pukul 01.45 WIB, dua pelaku terjatuh di pertigaan Pasar Celep, Srigading, dan langsung diamankan warga.
Polisi menyita barang bukti berupa satu celurit dan satu unit sepeda motor Honda Vario merah tanpa nomor polisi maupun dokumen resmi. Kedua pelaku sempat mendapat perawatan di RS Elisabeth Bambanglipuro akibat luka jatuh sebelum dibawa ke kantor polisi.
Rita mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari.
“Kami meminta orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama mengawasi anak-anak. Batasi jam keluar malam agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan,” tandasnya. (*)














