
Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda DI Yogyakarta pada Minggu (5/4/2026) siang menyebabkan kerusakan di sejumlah titik, terutama di wilayah Kota Jogja.
Sebuah pohon besar tumbang menimpa bangunan Natasha Skin Clinic Center di Kotabaru, sementara belasan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.
Data Pusdalops BPBD Kota Jogja mencatat sedikitnya delapan kejadian tersebar di beberapa kemantren. Selain di Jalan Sabirin, pohon setinggi sekitar 12 meter juga tumbang di Jalan Jenderal Sudirman hingga menutup akses jalan protokol.
Di wilayah Wirobrajan, dahan pohon besar patah di Jalan Letjen S. Parman dan menimpa atap rumah warga, sekaligus memutus jaringan listrik dan internet.
Sementara di Gowongan dan Tegalrejo, empat rumah mengalami kerusakan atap cukup parah akibat terjangan angin dan membutuhkan bantuan terpal darurat.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, menyebut penanganan difokuskan pada evakuasi pohon tumbang dan distribusi bantuan bagi warga terdampak.
“Tim reaksi cepat sudah bergerak di delapan titik di Kota Jogja. Untuk pohon tumbang di jalur protokol dan fasilitas publik sudah berhasil dievakuasi. Saat ini fokus kami penyaluran terpal bagi rumah warga yang rusak,” urainya dalam keterangan pada Minggu (5/4/2026).
Secara kumulatif di DIY, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta masing-masing mencatat delapan titik kejadian, sementara Gunungkidul satu titik.
Di Bantul, kerusakan meliputi rumah warga, pohon tumbang, serta fasilitas usaha dan kandang ternak.
BPBD menyebut peringatan dini cuaca telah disampaikan sejak pukul 13.20 WIB. Namun, angin kencang berdurasi singkat pada pukul 14.00–16.00 WIB menyebabkan sejumlah pohon dan bangunan semi permanen tidak mampu bertahan.
Hingga Minggu malam, sebagian besar pohon tumbang di pusat kota telah dievakuasi dan akses jalan mulai normal. (*)













