Dahan Beringin di Kompleks Makam Raja Kotagede Kembali Patah, Timpa Kendaraan dan Bangunan

0
56
Dahan pohon beringin di halaman beringin berusia ratusan tahun di kompleks Makam Raja-raja Mataram Kotagede roboh. (dok bpbd bantul)

Dahan pohon beringin berusia ratusan tahun di kompleks Makam Raja-raja Mataram Kotagede kembali patah dan menimpa tempat penyewaan pakaian adat serta dua kendaraan bermotor.

Insiden yang terjadi pukul 14.18 WIB ini mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp35.000.000. Dahan tersebut patah akibat kondisi kayu yang sudah keropos dipicu oleh hembusan angin kencang di lokasi kejadian.

Kejadian ini merupakan kali kedua dalam waktu singkat dahan dari pohon beringin yang sama mengalami patah. 

Sebelumnya, pada akhir Januari lalu, sisi lain dari dahan pohon besar ini juga dilaporkan ambruk dan merusak sejumlah fasilitas serta kendaraan di sekitarnya.

Kondisi pohon yang sudah sangat tua dan lapuk di berbagai sisi kini menjadi kekhawatiran serius bagi warga dan pengunjung. 

“Angin lumayan kencang menyebabkan dahan patah. Warga segera melapor agar ada penanganan menyeluruh,” ungkap Gatot Indriyanto, salah satu saksi di lokasi.

Berdasarkan asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bantul, dahan tersebut menimpa satu unit mobil Honda Brio, Satu unit sepeda motor, bangunan penyewaan baju adat.

Tim gabungan dan relawan berhasil mengevakuasi dahan dalam waktu 45 menit. Meski evakuasi selesai pada pukul 16.05 WIB, ancaman belum sepenuhnya hilang.

Aka Luk Luk Firmansyah dari Pusdalops PB BPBD Bantul menegaskan bahwa pihaknya memerlukan koordinasi mendalam dengan Keraton Yogyakarta sebagai pemilik pohon. 

Hal ini dikarenakan masih terpantau adanya dahan atau batang kering di bagian atas pohon yang berisiko jatuh sewaktu-waktu. 

Petugas juga mengharapkan bantuan peralatan sky-lift tinggi untuk menjangkau titik-titik rawan tersebut demi keselamatan aktivitas di bawahnya. (*)