Driver Shopee Food Diduga Dipukul, Ratusan Ojol Kawal Laporan ke Polisi

0
92
Solidaritas driver shopee food memberikan dukungan kepada salah satu driver yang diduga menjadi korban penganiayaan. (dok warga)

Seorang driver Shopee Food berinisial MH (23) diduga menjadi korban pemukulan di sebuah warung lesehan kawasan Depok, Sleman, Selasa (12/11/2025) dini hari. Insiden ini memicu gelombang solidaritas ratusan pengemudi ojek online yang pada malam harinya mengawal korban membuat laporan ke Polresta Sleman.

Peristiwa terjadi saat MH menunggu pesanan. Ia didatangi sekelompok orang yang tengah minum minuman keras dan diajak ikut menenggak alkohol. MH menolak secara sopan karena sedang bekerja.

Penolakan itu membuat salah satu oknum tersinggung, memanggil korban dengan nada tinggi, lalu memukul bagian kiri wajah MH hingga menyebabkan bibirnya berdarah. Pegawai resto sempat menyuruh MH menjauh demi keamanan.

Korban kemudian membatalkan pesanan dan meninggalkan lokasi. Ia sempat mengunggah ceritanya ke media sosial yang kemudian memicu solidaritas komunitas ojol.

Ratusan driver berkumpul, mengumpulkan dana untuk visum, hingga mengawal MH menuju Mapolresta Sleman. Foto-foto konvoi driver memenuhi jalanan viral di media sosial.

Ketua Forum Ojek Online Yogyakarta Bergerak (FOYB), Rie Ramawati, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban dipukul dari belakang saat mengecek ponsel untuk memastikan pesanan.

Usai visum, pada Senin (17/11) malam kasus ini kemudian dilaporkan ke Polresta Sleman. Selain itu, mereka juga turut mengecek ke tempat kejadian perkara (TKP) di Kapanewon Depok, Sleman sebagai bentuk solidaritas.

“Kita ke SPKT buat laporan, dari laporan terus berlanjut ke BAP. Nah, sesudah BAP, saya sama teman-teman ke restonya. Sebenarnya hanya untuk menanyakan ke saksi, karena kan saksinya dari karyawannya,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (18/11/2025).

Seusai mendatangi resto kemudian menuju asrama terduga pelaku, namun pelaku tidak ditemukan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menyatakan laporan telah diterima dan kasus masuk tahap penyelidikan.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan rekaman CCTV, dan meminta keterangan saksi. Terduga pelaku akan dipanggil.

Komunitas ojol mendesak polisi segera menangkap pelaku. Mereka menegaskan kekerasan terhadap mitra pengemudi tidak boleh dibiarkan, dan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. (*)