Hujan Gerimis Iringi Pemakaman PB XIII, Ribuan Warga Tetap Bertahan di Luar Kedhaton

0
80
Lautan manusia mengantar jenazah Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sri Susuhunan Paku Buwono (PB) XIII di makam raja-raja Mataram Imogiri Bantul. (istimewa)

Prosesi pemakaman Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sri Susuhunan Paku Buwono (PB) XIII, di Kedaton PB X Pajimatan, Imogiri, Bantul, Rabu (5/11/2025), berlangsung tertutup.

Meski tidak diizinkan masuk, ratusan warga tetap memadati area luar kompleks makam untuk menyaksikan dan mendoakan pemakaman sang raja.

Sejak pagi, warga berdatangan ke kawasan makam raja-raja Mataram. Mereka berjejer di sepanjang jalan menuju kedaton, menunggu iring-iringan jenazah dari Surakarta.

Sekitar pukul 11.15 WIB, hujan rintik turun menggantikan panas terik yang menyelimuti sejak pagi, menambah suasana haru di tengah aroma kemenyan yang dibakar abdi dalem.

Sekitar pukul 12.35 WIB, ambulans pembawa jenazah PB XIII tiba di kompleks Pajimatan. Peti jenazah kemudian dipindahkan ke tandu putih yang telah disiapkan, diiringi payung kebesaran dan foto mendiang.

Upacara serah terima dilakukan dari pihak Kasunanan Surakarta melalui Senopati Lampah kepada Bupati Pajimatan Imogiri.

Bregada kemudian membuka jalan di antara lautan manusia. Para abdi dalem menandu keranda putih menaiki ratusan anak tangga menuju Kedaton PB X, tempat PB XIII dimakamkan di samping ayahandanya, PB XII. Ribuan pelayat, baik abdi dalem maupun warga, mengikuti prosesi dengan berjalan kaki.

Meski pintu makam tertutup rapat, lantunan tahlil dari warga yang berkumpul di sekitar pertigaan makam terus terdengar hingga prosesi selesai.

Perlahan, warga yang menanti sejak pagi pun mulai meninggalkan lokasi setelah jenazah PB XIII tiba di peristirahatan terakhirnya.(*)