Hanya Ramai di Medsos, Tak Ada Aduan Langsung soal BBM Tercampur di SPBU Gito Gati

0
91
Pengecekan di pom bensin Gito Gati, Sleman, Yogyakarta. (istimewa)

Dugaan kontaminasi solar pada BBM jenis Pertamax di SPBU 445529 Gito Gati, Sleman, sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Namun, hasil pengecekan pemerintah daerah bersama Pertamina menyatakan tidak ditemukan adanya pencampuran, bahkan tidak ada satu pun konsumen yang melapor langsung ke pihak SPBU.

Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan laporan yang beredar di media sosial langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan.

“Dua pengujian dilakukan, yakni uji Pertamax dan uji density atau berat jenis. Hasilnya, Pertamax sesuai standar 0,71 dan DEX juga sesuai 0,814. Tidak ditemukan kontaminasi solar,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Menurut Taufik, aduan yang muncul di media sosial hanya sebatas unggahan akun Merapi Uncover. Hingga kini tidak ada konsumen yang datang langsung ke SPBU Gito Gati untuk mengeluhkan kendaraannya.

Padahal, kata dia, SPBU memiliki mekanisme validasi dengan CCTV. Jika terbukti ada keluhan valid, SPBU wajib mengganti biaya perbaikan kendaraan.

“Kalau memang ada kontaminasi, pasti konsumen lain juga merasakan hal yang sama. Tapi sampai saat ini tidak ada aduan resmi yang masuk,” tegasnya.

Meski hasil awal dinyatakan sesuai standar, SPBU Gito Gati tetap ditutup sementara untuk pengecekan menyeluruh. Suplai BBM bagi masyarakat dialihkan ke SPBU terdekat. (*)