Mengenal Kereta Kencana Garuda Prabayaksa, Karya dari Sleman yang Antar Bendera Merah Putih di HUT ke-80 RI

0
212
Tangkapan layar Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. (YouTube Setpres)

Kirab bendera Merah Putih dan teks Proklamasi dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), berlangsung dengan nuansa khidmat dan penuh simbol kebangsaan. Untuk pertama kalinya, prosesi sakral tersebut menggunakan kereta kencana bernama Garuda Prabayaksa, yang dibuat khusus di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berdasarkan pantauan tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, kereta kencana ini mengantar bendera pusaka dan naskah proklamasi dari Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka. 

Bendera negara dibawa oleh Kirana Asyawidya Baskara, Purna Paskibraka Duta Pancasila 2024 asal Banten, sementara teks proklamasi dibawa oleh Ni Komang Trisetya dari Bali.

Kereta kencana berwarna biru tua pada bagian luar dan biru muda di bagian dalam itu ditarik oleh delapan kuda, serta dikawal 145 pasukan berkuda dan 45 motoris Polisi Militer Paspampres, termasuk 15 personel wanita TNI. 

Pasukan berbaju adat kerajaan Nusantara juga turut serta, mewakili keragaman budaya sekaligus mengingatkan pada kejayaan nusantara.

Garuda Prabayaksa sendiri bermakna “cahaya besar atau cahaya terang”, berasal dari gabungan kata Praba dan Yaksa. 

Filosofi kereta kencana ini diperkuat dari material pembuatannya: kayu jati yang melambangkan keluhuran, serta baja yang melambangkan keteguhan dan kekuatan bangsa.

Di pintu kereta, tersemat lambang Garuda Pancasila sebagai simbol negara. Kehadirannya sekaligus mengingatkan pada Gedhong Prabayeksa di Keraton Yogyakarta, bangsal penyimpanan pusaka kerajaan, yang menjadi inspirasi penamaannya.

Prosesi kirab ini menjadi salah satu bagian paling sakral dalam peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80. Selain mengusung nilai tradisi dan kebudayaan, Garuda Prabayaksa menjadi simbol harapan agar cahaya persatuan bangsa terus menyinari Indonesia di masa depan. (*)