Malam pekat di perbatasan Piyaman dan Logandeng, Gunungkidul, berubah gaduh saat warga memergoki sepasang sejoli tengah berbuat mesum di tengah kebun jati.
Tak sekadar aib, kisah ini menjadi pembicaraan karena aksi dramatis pelaku pria yang kabur sejauh tujuh kilometer hanya mengenakan celana dalam.
Peristiwa itu terjadi Jumat malam (18/7/2025). Pelaku pria berinisial SMD (41), ASN yang bertugas sebagai staf TU di salah satu SMK Negeri di Wonosari, diketahui berasal dari Gading 1. Ia tertangkap bersama MYN, seorang ibu rumah tangga bersuami dari Gading 9.
Keduanya diduga merencanakan pertemuan terlarang itu dengan membawa tikar ke ladang sepi. Warga yang curiga pada dua motor terparkir dan cahaya lampu motor langsung menyisir lokasi. Begitu didekati, mereka terkejut menyaksikan pasangan itu dalam posisi kompromi di atas tikar.
Sontak SMD panik dan melarikan diri tanpa sempat memakai celana, dompet, bahkan meninggalkan motornya. Warga menemukan pakaian, alat kontrasepsi, dan barang pribadi yang kemudian diamankan.
Yang mengejutkan, SMD diketahui berlari pulang sejauh 7 kilometer ke rumahnya hanya dengan celana dalam menempel di tubuh. Esok harinya, Sabtu (19/7), ia dan MYN datang ke rumah Dukuh Piyaman 2 untuk meminta maaf.
“Kami beri sanksi sosial, mereka wajib membersihkan lokasi dan minta maaf ke warga,” ujar Dukuh Piyaman 2, Rahmad Widiyanta saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (19/7/2025).
Lurah Gading, Rugiyanto, turut menyampaikan permintaan maaf resmi dan menyerahkan proses sanksi kepegawaian kepada dinas terkait.(*)














