Jenama kacamata asal Jogja, Vherkudara Eyewear, kembali mencuri perhatian di ajang Kustomfest 2025 dengan peluncuran produk terbaru bernama Nhaka, yang berarti “tujuan”. Produk ini menjadi simbol perjalanan kreatif Vherkudara dalam menggabungkan filosofi lokal dengan inspirasi global.
“Nhaka adalah bentuk penyempurnaan dari seri sebelumnya, Shura. Kami ingin menunjukkan bahwa setiap karya memiliki tujuan dan makna,” ujar Antino Restu, Creative Director Vherkudara Eyewear, saat ditemui di arena Kustomfest, Minggu (5/10/2025).
Dalam perancangannya, Vherkudara terinspirasi dari gaya Bob Dylan, musisi legendaris dunia yang dikenal dengan karakter bebas dan idealismenya. Dylan kerap tampil dengan kacamata hitam, yang kemudian menjadi bagian tak terpisahkan dari citra dirinya.
“Persona Bob Dylan menggambarkan semangat merdeka dalam berkarya—itulah nilai yang kami bawa dalam Nhaka,” kata Antino.
Seri Nhaka hadir dalam Retrospective Series, selain itu ada seri Golden Age, Ogonshoku, dan Dhasing Decade, masing-masing memuat narasi tentang perjalanan hidup dan makna kerja.
Di Kustomfest, produk ini menarik minat pengunjung, terutama dari komunitas motor yang sejak lama menjadi pasar Vherkudara.
Menurut Ichsan Alrusydi, Business Development Vherkudara, penjualan tahun ini meningkat dibanding Kustomfest sebelumnya.
“Awareness makin tinggi, banyak pengunjung yang mengenal kami lewat komunitas kustom. Mereka melihat kacamata kami punya karakter kuat dan jadi bagian dari identitas,” ujarnya.
Vherkudara juga menyiapkan kolaborasi dengan band legendaris Indonesia yang akan merayakan 21 tahun perjalanan karier mereka, serta rencana ekspansi ke pasar internasional.
“Kami terus berproses dan berkolaborasi untuk memperluas jangkauan brand,” tambah Ichsan.
Dengan harga berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta, seri Nhaka menegaskan posisi Vherkudara sebagai karya fungsional yang berkarakter—menyatukan filosofi, gaya hidup, dan semangat independen khas Bob Dylan di panggung kustom kultur. (*)














