Luncurkan Program Jogja Tanpa Rumput, Hasto ingin Jadikan Jogja “The Little Singapore”

0
77
Masyarakat saat bergotong royong membersihkan rumput dan tanaman liar di wilayah Ngampilan, Kota Jogja. (Istimewa)

Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengungkapkan ambisi besarnya untuk mengubah wajah Kota Jogja agar setara dengan negara tetangga, Singapura, dalam hal kebersihan dan tata kota.

Cita-cita menjadikan Jogja sebagai “The Little Singapore” ini bukan sekadar wacana, melainkan target serius yang mulai direalisasikan melalui program “Jogja Tanpa Rumput” pada tahun 2026.

Pernyataan tersebut ditegaskan Hasto saat memimpin langsung kegiatan kerja bakti bersama warga di Kecamatan Mantrijeron dan Ngampilan, Minggu pagi (18/1/2026).

Hasto mengaku merasa malu jika wisatawan yang datang ke Jogja yang dikenal sebagai kota budaya dan pariwisata masih disuguhi pemandangan rumput liar di trotoar jalan.

“Saya ingin menjadikan Kota Yogya seperti Singapura. Saya bercita-cita Kota Yogyakarta menjadi the Little Singapore,” ujar Hasto di sela-sela kegiatan menyisir Jalan KH Wahid Hasyim dan Jalan Suryowijayan.

Menurut Hasto, kebersihan dan kerapian adalah kunci utama kenyamanan wisatawan. Oleh karena itu, melalui program Jogja Tanpa Rumput, pihaknya menargetkan tidak ada lagi rumput liar yang tumbuh di trotoar, jalan protokol, lingkungan permukiman, hingga kawasan wisata.

Sebagai langkah konkret, Hasto berkomitmen akan turun langsung ke lapangan setiap dua minggu sekali untuk memastikan program ini berjalan.

“Di tahun 2026 ini kami punya program Jogja Tanpa Rumput. Jadi dua minggu sekali saya akan turun langsung menyisir seluruh jalan yang ada di Kota Yogyakarta,” tegasnya.

Tak hanya membersihkan rumput, dalam aksi tersebut Hasto bersama jajaran Pemkot dan warga juga melakukan pembongkaran bangunan liar yang mengganggu estetika kota.

Hasto memastikan area bekas bangunan liar tersebut akan direvitalisasi menjadi taman kota agar lebih indah dan bermanfaat bagi publik. Langkah ini merupakan upaya “memantaskan” Jogja sebagai destinasi wisata kelas dunia yang bersih, rapi, dan nyaman. (*)