Suara ledakan ganda menggelegar di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta, Selasa (27/5) siang. Suaranya terdengar hingga gedung DPRD DIY yang berjarak 1.3 km dari lokasi.
Kebakaran disertai ledakan di SPBU No.129 ini, menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan bangunan di sekitar. Satu orang mengalami luka bakar serius dan harus dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah, sementara tujuh lainnya terluka ringan.
Beberapa kaca rumah warga pecah, plafon runtuh, bahkan kaca tebal lobi hotel Shafira di seberang SPBU pun ikut hancur akibat dahsyatnya ledakan yang terjadi sekitar pukul 13.05 WIB.
Tragedi bermula saat sebuah truk tangki BBM melakukan pengisian ke penampungan SPBU sekitar pukul 12.30 WIB. Sekitar pukul 13.00 WIB, truk keluar setelah pengisian selesai.
“Saya cek aliran listrik dan SOP pengisian, semua aman. Tapi tiba-tiba lima menit kemudian terjadi ledakan,” ujar Ardian Wahyu, satpam SPBU.
Korban luka terdiri dari pegawai SPBU, pembeli bensin, hingga warga sekitar. Sunarto, pegawai SPBU, menjadi korban terparah dengan luka bakar grade II dan sesak napas. Ia langsung dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah.
Kepala Puskesmas Gedongtengen, dr. Tri Kusumo Bawono, menyebut mayoritas korban mengalami luka sobek akibat pecahan kaca dan masih sadar saat dievakuasi.
Wakapolresta Yogyakarta, AKBP Rudi Setiawan, belum memberikan keterangan pasti terkait penyebab ledakan.
“Masih dalam penyelidikan, kami tunggu hasil olah TKP,” ujarnya singkat.
Tim penanganan dari Polsek Gedongtengen, Polresta, Koramil 14/GT, Damkar Kota Yogyakarta, dan warga sekitar turun langsung menangani insiden ini. Penyebab kebakaran masih diselidiki.(“)














