Bukan Sekadar Bantuan Truk, Kemitraan Hino Buka Peluang Kerja Siswa SMK

0
5

Sebanyak 25 siswa SMK Muhammadiyah 3 Jogja disiapkan untuk direkrut PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) dan jaringan industri mitranya di seluruh Indonesia sebelum menyelesaikan pendidikan.

Program ini melanjutkan pola kemitraan yang sebelumnya berhasil mengantarkan 18 dari 20 siswa yang disiapkan langsung bekerja.

“Bahkan sebelum lulus biasanya mereka sudah langsung di-recruitment, sampai-sampai tidak sempat ikut acara kelulusan di sekolah,” ujar Kepala SMK Muhammadiyah 3 Jogja, Kustejo, saat penyerahan bantuan satu unit truk Hino 300 di kompleks sekolah, Jalan Pramuka, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (9/10/2026).

Penyerahan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut sekaligus memperkuat kerja sama sekolah dengan industri kendaraan niaga.

SMK Muhammadiyah 3 Jogja disebut menjadi satu-satunya sekolah swasta di Indonesia yang dipercaya menerima bantuan kendaraan niaga berteknologi tinggi dari Hino.

Menurut Kustejo, tingginya kebutuhan tenaga kerja berasal dari banyaknya perusahaan pengguna kendaraan niaga Hino yang membutuhkan teknisi dan inspector andal untuk menjaga kelayakan operasional kendaraan.

Keberadaan unit truk utuh di sekolah diharapkan dapat memperkecil kesenjangan keterampilan (skill gap) antara pembelajaran di sekolah dan kebutuhan di lapangan.

Presiden Direktur PT HMSI, Shingo Sakai, mengatakan bantuan tersebut merupakan unit kedelapan yang disalurkan melalui program Hino Indonesia Partnership School (HIPS).

Kendaraan yang diberikan berupa truk Hino 300 dengan sistem common rail, teknologi Euro 4, serta mesin turbo intercooler.

“Melalui bantuan kendaraan praktik ini, kami berharap siswa Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dapat memperoleh pengalaman nyata, mulai dari preventive maintenance, diagnosis gangguan, hingga penanganan sistem kontrol kendaraan sesuai standar industri,” kata Shingo Sakai.

Selain menyediakan unit praktik dan kurikulum hibrida, kemitraan HIPS juga mencakup penempatan guru tamu serta penguatan Teaching Factory.

Program ini diarahkan untuk mendekatkan proses pembelajaran dengan kebutuhan industri, khususnya dalam perawatan dan perbaikan kendaraan niaga.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta, Aris Madani, mengapresiasi kemitraan yang telah terjalin antara sekolah dan Hino.

Sebelum penyerahan truk tersebut, sebanyak 40 siswa SMK Muhammadiyah 3 Jogja tercatat telah menyelesaikan program magang di jaringan dealer dan bengkel resmi Hino.

“Satu unit Hino 300 ini bukan sekadar mesin, tapi amanah dan jembatan persahabatan Indonesia-Jepang. Para siswa pulang dari tempat magang tidak hanya membawa sertifikat, tetapi juga membawa etos kerja, disiplin, dan ketelitian,” pungkas Aris. (*)