Dukungan Keluarga Jadi Benteng Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Hidup

0
2
Festival keluarga Bestie Land bertema Winnie the Pooh yang digelar Super Indo di Main Atrium Rama, Sleman City Hall, Yogyakarta. (zukhronnee muhammad)

Dukungan keluarga, pasangan, dan lingkungan terdekat menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan mental di tengah tekanan kehidupan modern yang semakin kompleks. Kehadiran orang-orang yang dapat dipercaya dinilai mampu membantu seseorang menghadapi stres sekaligus meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Hal itu disampaikan Psikolog Tri Novita Herdalena, S.Psi., dalam festival keluarga Bestie Land bertema Winnie the Pooh yang digelar Super Indo di Main Atrium Rama, Sleman City Hall, Yogyakarta, pada 13-14 Juni 2026.

“Karakter Winnie the Pooh dan sahabat-sahabatnya merupakan visualisasi persahabatan yang sehat. Hubungan yang aman, saling menerima, dan penuh empati terbukti dapat membantu menurunkan stres serta meningkatkan self-esteem,” ujar Tri Novita, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, hubungan sosial yang sehat tidak hanya penting bagi anak-anak, tetapi juga bagi orang dewasa yang menghadapi berbagai tekanan pekerjaan, keluarga, maupun kehidupan sehari-hari.

Pandangan serupa disampaikan praktisi medis sekaligus content creator dr. Dinda Rizki. Ia menilai keluarga kini menjadi support system utama bagi banyak orang, terutama mereka yang telah berumah tangga.

“Saat ini support system terbaik bagi saya adalah keluarga. Mereka menjadi tempat aman untuk berbagi cerita tanpa harus berpura-pura selalu kuat atau sempurna. Kehadiran keluarga yang mendukung adalah vitamin kesehatan mental yang paling utama,” katanya.

Marketing Loyalty Manager Super Indo, Maria Hermina, mengatakan tema persahabatan dipilih karena sejalan dengan karakter Winnie the Pooh yang dikenal memiliki hubungan erat dengan para sahabatnya seperti Piglet dan Tigger.

“Karakter Winnie the Pooh identik dengan persahabatan dan kebaikan. Karena itu kami memilih tema Your Everyday Bestie agar lebih dekat dengan masyarakat lintas generasi, mulai dari milenial, Gen Z hingga Gen Alpha,” ujarnya.

Menurut Maria, kampanye tersebut juga berbeda dari program loyalitas Super Indo pada tahun-tahun sebelumnya yang umumnya menawarkan perlengkapan dapur. Tahun ini, Super Indo menghadirkan produk berlisensi resmi Disney berupa koleksi karakter Winnie the Pooh yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

“Produknya seperti tote bag, tumbler, payung, handuk hingga koper. Karena bisa digunakan setiap hari, kami mengangkat konsep Your Everyday Bestie,” katanya.

Maria menjelaskan, Bestie Land digelar selama dua hari dengan berbagai kegiatan yang melibatkan keluarga, anak-anak, komunitas, pelaku usaha, serta mitra industri. Kegiatan yang diselenggarakan antara lain cooking class, fashion show, lomba menggambar tingkat SD dan SMP, storytelling, permainan interaktif, hingga berbagai aktivitas edukatif lainnya.

Acara tersebut juga melibatkan pelaku UMKM Sleman. Tiga UMKM membuka stan selama festival berlangsung, sementara sekitar 50 pelaku UMKM turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan dan talkshow yang digelar selama acara.

Selain merayakan 100 tahun karakter Disney’s Winnie the Pooh, Super Indo juga memperkenalkan program loyalitas digital melalui aplikasi My Super Indo yang berlangsung sejak 4 Juni hingga 9 September 2026. Pelanggan yang berbelanja minimal Rp100 ribu berhak memperoleh satu stiker digital yang dapat ditukarkan dengan berbagai koleksi eksklusif Winnie the Pooh.

Maria menambahkan, di tengah berbagai isu ekonomi, termasuk kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), daya beli pelanggan Super Indo sejauh ini masih menunjukkan tren positif.

“Customer kami masih loyal dan tetap berbelanja. Program loyalitas ini juga berjalan baik dan sudah ada pelanggan yang melakukan penukaran hadiah. Sejauh ini responsnya masih positif,” ujarnya.

Terkait harga kebutuhan pokok, Maria mengatakan Super Indo mengikuti kebijakan pemerintah serta harga yang ditetapkan oleh para pemasok.

“Memang ada beberapa produk yang mulai mengalami kenaikan harga. Karena produk yang dijual berasal dari berbagai supplier, kami mengikuti harga yang telah ditetapkan oleh mereka dan tetap menyesuaikan dengan regulasi pemerintah,” katanya. (*)