
Film Danyang Wingit Jumat Kliwon mencatat lonjakan penayangan kurang dari 24 jam sejak rilis perdana, Kamis (20/11/2025). Sutradara Agus Riyanto menyebut film ini langsung mendapat perluasan distribusi hingga menembus 1.000 layar di 200 kota, termasuk penambahan layar beruntun sejak pagi hingga sore.
Antusiasme penonton Yogyakarta menjadi salah satu yang paling menonjol. Dua studio di Yogyakarta City Mall tercatat sold out dari pemutaran pertama hingga kelima. “Alhamdulillah, animo luar biasa. Setiap jam ada tambahan layar,” ujar Agus saat konferensi pers pada Kamis (20/11/2025) di Jogja City Mall, Yogyakarta.
Tak hanya di dalam negeri, film ini juga langsung dikontrak oleh salah satu distributor di Malaysia untuk penayangan Desember mendatang. Langkah ini menjadikan Danyang Wingit Jumat Kliwon sebagai salah satu film lokal yang menembus pasar luar negeri pada tahun ini.
Aktris Celine Evangelista, pemeran Citra sekaligus perwakilan produser, menyebut kekuatan terbesar film terletak pada keberanian mengangkat budaya wayang kulit.
“Banyak yang mengira budaya tidak laku ditonton. Tapi faktanya, peminatnya sangat besar. Kami ingin melestarikan, bukan menakut-nakuti,” ujarnya.
Celine menegaskan film ini berangkat dari cerita masyarakat setempat mengenai mitos wayang kulit manusia—sebuah cerita yang masih diyakini terjadi di beberapa wilayah Jawa. Hal itu yang kemudian mendorong produksi melakukan riset mendalam.
Agus menambahkan bahwa film tersebut menyisipkan kritik sosial.
“Yang menakutkan itu bukan setannya, tapi kerakusan manusia,” katanya.
Riset lapangan dilakukan selama satu tahun. Tim kreatif turun langsung ke salah satu desa di lereng Gunung Merbabu, tempat dalang yang pertama kali menemukan wayang kulit yang disebut terbuat dari kulit manusia.
“Bahkan dalang generasi ketiga, disebut masih menyimpan artefak tersebut hingga kini,” imbuhnya.
Di sisi lain, gelombang perhatian publik ikut meluas setelah film ini trending di TikTok dan X.
“Alhamdulillah banyak yang penasaran. Hari pertama langsung tambah layar,” kata dia.
Dengan sambutan besar dan perluasan distribusi cepat, Danyangwingit Jumat Kliwon diproyeksikan terus memperkuat tren film bertema budaya lokal yang mampu menembus pasar nasional dan internasional. (*)
















