Lonjakan Penumpang KA Bandara Warnai Libur May Day di Yogyakarta

0
1
Ramainya penumpang di ruang tunggu KA Bandara di Stasiun Yogyakarta. (Istimewa)

Pergerakan masyarakat selama libur Hari Buruh Internasional (May Day) akhir April hingga awal Mei 2026 terlihat begitu dinamis di Yogyakarta.

Salah satu indikatornya tampak dari ramainya layanan kereta api bandara yang menghubungkan pusat kota dengan Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA).

Selama periode 30 April hingga 3 Mei 2026, KAI Bandara mencatat sebanyak 28.511 penumpang memanfaatkan layanan Kereta Api Bandara YIA.

Angka ini menggambarkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, baik untuk bepergian maupun kembali ke Yogyakarta usai libur panjang.

Dari total tersebut, layanan KA YIA Reguler masih menjadi pilihan utama dengan 18 ribu penumpang.

Sementara itu, KA YIA Xpress yang menawarkan waktu tempuh lebih singkat dipilih oleh sekitar 10 ribu penumpang. Kombinasi kecepatan, ketepatan waktu, serta akses yang terintegrasi menjadikan kereta api bandara tetap diminati di tengah berbagai pilihan moda transportasi.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menilai periode libur seperti May Day selalu menjadi momen penting untuk melihat tren pergerakan masyarakat.

“Momentum libur May Day menjadi salah satu periode penting yang menunjukkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa (5/5/2026).

“Kami bersyukur dapat melayani 28.511 penumpang dengan baik. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kenyamanan, ketepatan waktu, maupun keselamatan perjalanan,” imbuhnya.

Di balik tingginya angka penumpang, KAI Bandara juga mengingatkan pentingnya keselamatan, khususnya di perlintasan sebidang. Kesadaran pengguna jalan dinilai masih menjadi faktor kunci untuk mencegah kecelakaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih taat terhadap rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang, tidak menerobos palang pintu, serta bersabar saat kereta api melintas. Keselamatan adalah prioritas utama dan menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Lonjakan penumpang ini sekaligus menegaskan peran strategis kereta api bandara sebagai tulang punggung konektivitas menuju YIA. Di tengah mobilitas yang terus meningkat, layanan yang andal dan aman menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar. (*)