Gen Z Mulai Lirik Emas, BCA Syariah Pangkas Minimum Pembiayaan Jadi 5 Gram

0
2
Program pembiayaan emas BCA Syariah kini memiliki batas minimum 5 gram, turun dari sebelumnya 10 gram, untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan emas. (istimewa)

PT BCA Syariah menurunkan batas minimum pembiayaan emas dari 10 gram menjadi 5 gram. Kebijakan ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan emas, termasuk bagi generasi muda yang mulai melirik instrumen investasi tersebut.

Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer BCA Syariah, Bukit Mas Siahaan, mengungkapkan partisipasi Generasi Z dalam pembiayaan emas perseroan telah mencapai sekitar 19 persen.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan Rabu (28/10/2026), ia menyebut akses digital melalui aplikasi mobile banking BSya turut memudahkan nasabah mengajukan pembiayaan emas.

Melalui fitur Emas iB, nasabah dapat mengakses layanan pembiayaan emas secara digital. Penurunan batas minimum pembiayaan diharapkan membuka peluang bagi lebih banyak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut.

Selain menurunkan batas minimum pembiayaan, BCA Syariah memperluas pilihan emas yang dapat dibiayai. Jika sebelumnya hanya mencakup emas Antam, kini nasabah juga dapat memilih emas Galeri 24 dan Hartadinata.

Direktur BCA Syariah, Pranata, mengatakan emas masih memiliki daya tarik sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, harga emas disebut telah meningkat lebih dari 200 persen. Meski demikian, pergerakan harga emas tetap dipengaruhi kondisi ekonomi global.

Perluasan layanan tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan nilai pembiayaan emas BCA Syariah. Per Agustus 2026, nilai pembiayaan emas perseroan mencapai Rp598 miliar, meningkat 81,76 persen dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp329 miliar.

Pranata mengatakan perseroan masih melihat peluang untuk mengembangkan pembiayaan emas sebagai salah satu alternatif investasi jangka panjang bagi masyarakat.

Namun, kemudahan akses pembiayaan perlu diimbangi pemahaman terhadap karakteristik produk dan kemampuan keuangan nasabah.

Masyarakat diingatkan agar tidak menempatkan seluruh dana pada satu instrumen investasi. Diversifikasi diperlukan untuk menyesuaikan portofolio dengan tujuan keuangan dan kebutuhan masing-masing.

Nasabah juga perlu memahami ketentuan pembiayaan, akad yang digunakan, kewajiban pembayaran, serta risiko perubahan harga emas sebelum mengambil keputusan.

Dengan menurunkan minimum pembiayaan, memperluas pilihan produk, dan menyediakan pengajuan melalui aplikasi digital, BCA Syariah berupaya menjangkau segmen nasabah yang lebih luas. Meski demikian, akses yang lebih mudah tetap perlu disertai literasi keuangan agar masyarakat memahami risiko investasi dan kewajiban pembiayaan yang menyertainya. (*)