Food & Beverage Expo 2026 Dukung Inovasi UMKM Jogja di Tengah Krisis Global

0
22
Pembukaan Krista Food and Beverage Exhibition di Jogja Expo Center Yogyakarta. (zukhronnee muhammad)

Industri makanan dan minuman (mamin) menunjukkan ketahanan sebagai penopang ekonomi nasional dengan pertumbuhan mencapai 6,38 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Capaian ini mengemuka dalam pembukaan Jogja Food & Beverage Expo 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Rabu (8/4/2026).

Pameran yang digelar Krista Exhibitions tersebut hadir lebih besar dengan mengintegrasikan sejumlah sub-sektor melalui Jogja Pack & Process Expo, Jogja All Tea Expo, dan Jogja Printing Expo 2026.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Noviar Rahmad, M.Si., menegaskan pentingnya penguatan peran UMKM lokal.

“Saya ingin menekankan pentingnya peran UMKM lokal. Kita harus terus mendorong UMKM agar mampu naik kelas dengan inovasi dan teknologi digital. Produk Yogyakarta harus jadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu menembus pasar global,” ujarnya pada Rabu (8/4/2026).

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyebutkan pameran ini diikuti 120 peserta, termasuk 32 UMKM unggulan yang telah dikurasi untuk menampilkan inovasi produk dan teknologi pengemasan.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman, menyatakan sektor mamin berkontribusi 40,3 persen terhadap industri nonmigas.

Namun, ia mengingatkan adanya tekanan rantai pasok global, terutama pada bahan kemasan plastik akibat konflik geopolitik.

“Melalui pameran ini, kami mendorong inovasi agar ketergantungan terhadap pasokan global dapat ditekan. Antusiasme peserta, termasuk dalam kompetisi kuliner, menunjukkan sektor ini tetap kuat di tengah situasi global,” kata Adhi.

Pembukaan pameran juga dihadiri perwakilan diplomatik dari sejumlah negara, seperti Kenya dan Ethiopia, serta delegasi Uni Eropa, yang menandakan meningkatnya perhatian internasional terhadap industri pangan Indonesia.

Selama 8–11 April 2026, pameran menghadirkan berbagai agenda, di antaranya Bakat Boga Challenge 2026 bertema “Lokal-Global”, Jogja ROC Competition, kelas edukasi teh oleh Dewan Teh Indonesia, serta program business matching.

Krista Exhibitions menargetkan kunjungan hingga 12.000 orang. Pameran dibuka untuk umum pukul 10.00–19.00 WIB. (*)