Cuaca Ekstrem Terjang DIY, Bantul Terparah, Sleman Longsor, Puluhan Rumah Rusak

0
58
Beberapa kerusakan yang disebabkan hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah DIY pada Rabu petang. (dok bpbd diy)

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur merata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (18/2/2026), memicu rentetan bencana hidrometeorologi.

Puluhan rumah dilaporkan rusak, pohon tumbang, hingga tanah longsor sempat melumpuhkan sejumlah akses vital.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Ruruh Haryata, mengonfirmasi bahwa dampak cuaca ekstrem ini meluas di empat kabupaten/kota. Berdasarkan data Pusdalops per pukul 17.30 WIB, Kabupaten Bantul menjadi wilayah dengan sebaran dampak terluas yakni di 25 titik lokasi.

“Hujan intensitas tinggi sejak pukul 12.50 WIB menyebabkan gangguan signifikan. Di Bantul, kerusakan didominasi oleh 14 rumah rusak dan tertutupnya 12 akses jalan,” ujar Ruruh, Rabu petang.

“Sementara di Sleman, kami memberikan atensi khusus karena terdapat laporan 4 titik longsor pada talud dan tebing di samping kerusakan 13 rumah,” lanjutnya.

Data BPBD DIY merinci, kerusakan fisik cukup masif dengan total 34 rumah mengalami kerusakan yang tersebar di Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta.

Di Gunungkidul, cuaca buruk menumbangkan 12 pohon yang menimpa jaringan listrik, internet, hingga kendaraan warga.

Sementara di wilayah kota Jogja, dampak terasa pada fasilitas umum seperti jaringan PJU, telepon, dan wifi di lima Kemantren.

Meski kerusakan infrastruktur tergolong luas, Ruruh memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa.

“Alhamdulillah, laporan sementara nihil korban jiwa. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama TNI, Polri, dan jejaring relawan saat ini masih berjibaku di lapangan untuk pembersihan material pohon tumbang dan asesmen cepat,” tegas Ruruh.

BPBD DIY mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat proses pendataan masih berlangsung dinamis. (*)