Lahar Dingin Terjang Magelang, Satu Tewas dan Empat Warga Dilaporkan Hilang

0
43
Truk dan alat berat tertimbun material banjir lahar dingin Gunung Merapi di Sungai Senowo, Dukun, Magelang, Jawa Tengah, (andreas fitriatmoko/antara)

Banjir lahar dingin dahsyat menerjang aliran Sungai Senowo di Kabupaten Magelang pada Selasa (3/3/2026) sore.

Peristiwa yang dipicu hujan lebat selama lebih dari lima jam ini menelan satu korban jiwa, sementara empat warga lainnya hingga kini dilaporkan masih hilang ditelan arus material vulkanik.

Berdasarkan data teknis dari Badan Geologi, hujan di lereng barat Merapi mulai mengguyur sejak pukul 15.00 WIB dengan durasi mencapai 5 jam 4 menit.

Meski intensitasnya tercatat 6 mm/jam dengan total curah hujan 28 mm, volume air tersebut cukup untuk menyeret jutaan kubik material pasir, batu, dan lumpur dari hulu sungai.

Dampaknya mencapai wilayah Muntilan hingga Krinjing, di mana setidaknya tiga truk penambang pasir tak sempat dievakuasi dan langsung hanyut terbawa arus deras.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dilansir dari detikjateng pada Rabu (4/3/2026) mengatakan bahwa selain satu korban meninggal yang telah teridentifikasi, terdapat enam warga yang mengalami luka-luka.

“Dua di antaranya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muntilan,” terangnya.

Hingga Rabu (4/3) pagi, tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan penyisiran besar-besaran di sepanjang aliran sungai untuk mencari keberadaan empat korban yang belum ditemukan.

Kerusakan infrastruktur akibat terjangan lahar ini tergolong parah. Sejumlah jembatan rusak berat, bahkan akses jalan menuju dua dusun di lereng Merapi kini terputus total, menyebabkan warga di sana terisolasi.

Luapan air yang melintas di atas Jembatan Srowol juga sempat memicu kepanikan luar biasa ketika kendaraan yang terjebak di sana nyaris ikut terseret arus.

Beberapa rumah dan warung milik warga di bantaran sungai pun dilaporkan hanyut tak bersisa.

Meski hujan di lereng barat dilaporkan telah reda sejak Selasa malam, Badan Geologi mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat tetap menjauhi daerah bahaya.