Sultan HB X Mediasi Ketegangan dan Bebaskan Delapan Demonstran

0
89
Penampakan ruas jalan Ringroad Utara depan Mapolda DIY, ditutup total dan massa masih melakukan konsentrasi aksi di depan Markas Kepolisian tersebut. (istimewa)

Delapan orang pendemo yang sempat diamankan aparat dalam aksi di Mapolda DIY akhirnya dibebaskan usai intervensi Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. 

Sultan menemui pendemo pada Sabtu dinihari dengan diiringi alunan gending Raja Manggala yang biasa diperdengarkan saat ia keluar menerima tamu kerajaan.

Sebelum menemui massa, Sultan lebih dulu bertemu Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono. Dari hasil pertemuan itu, delapan pendemo dilepaskan dan langsung dikembalikan kepada rekan-rekannya. 

“Saya sudah berbicara dengan bapak Kapolda. Bersama saya ada delapan orang, teman-teman Anda semua. Saya kembalikan kepada saudara-saudara,” kata Sultan di hadapan massa.

Dalam kesempatan itu, Sultan menyampaikan apresiasi atas semangat demokratisasi warga, tetapi menegaskan bahwa Yogyakarta tidak memiliki tradisi penyelesaian masalah dengan kekerasan. Ia juga menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas ditabrak kendaraan taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta. 

Sultan kemudian mengajak massa membubarkan diri dan beristirahat, sembari membuka ruang dialog lanjutan antara warga, aparat, dan pemerintah.

Namun ketegangan belum mereda. Sabtu (29/8) pagi, aksi lempar batu kembali pecah di Ringroad Utara depan Mapolda DIY. Satu unit sepeda motor rusak, belum diketahui milik warga atau anggota polisi. 

Jalan utama lumpuh total, kendaraan dialihkan, sementara puing batu, kayu terbakar, dan asap sisa ban memenuhi jalan. Warga sekitar memilih menutup pintu rumah karena takut terkena imbas kericuhan.

Aparat kepolisian terus berupaya menahan massa agar tidak masuk ke halaman Mapolda. Dari pengeras suara, imbauan agar massa bubar berulang kali diserukan demi mencegah korban lebih banyak. 

Hingga berita ini ditulis, ruas Ringroad Utara di depan Mapolda DIY masih ditutup total, menyisakan suasana mencekam sejak bentrokan pecah Jumat sore. (*)