Lonjakan signifikan terjadi pada jumlah penumpang kereta api lokal yang dilayani Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta sepanjang semester pertama 2025. PT KAI mencatat sebanyak 319.043 pelanggan KA Lokal telah terangkut dalam periode Januari hingga Juni 2025, naik drastis sebesar 118 persen dibanding semester I tahun sebelumnya yang hanya mencapai 146.384 penumpang.
Sementara itu, secara keseluruhan, Daop 6 Yogyakarta melayani total 3.533.664 pelanggan kereta api (jarak jauh dan lokal) pada semester I 2025. Angka ini meningkat 8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 3.268.806 penumpang.
“Lonjakan terbesar terjadi pada layanan KA Lokal, yang menunjukkan adanya pergeseran pola mobilitas masyarakat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Selasa (15/7/2025).
Menurut Feni, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi andalan masyarakat, baik untuk perjalanan antarkota maupun dalam wilayah perkotaan. Ia menambahkan, pertumbuhan penumpang ini tak lepas dari pelayanan yang terus ditingkatkan, mulai dari sarana transportasi yang nyaman, ketepatan waktu, hingga petugas yang andal.
Selain itu, KAI Daop 6 juga gencar menghadirkan inovasi layanan seperti sistem boarding menggunakan face recognition, fitur jejak karbon (carbon footprint) dalam aplikasi Access by KAI, serta berbagai loyalty program dan aktivitas tematik di stasiun.
Selama periode Lebaran 2025, misalnya, Stasiun Yogyakarta dihiasi instalasi kubah masjid sebagai bagian dari tema Ramadan. Di masa liburan sekolah, Daop 6 menggandeng pelaku ekonomi kreatif dan Visinema Studio untuk menghadirkan balon karakter raksasa dari film Jumbo—film Indonesia terlaris saat itu—di tengah-tengah suasana stasiun.y]
Loyalty program juga digelar, seperti pembagian ratusan cup kopi gratis, kids activity “Shooliday”, dan berbagai program sapa pelanggan yang membuat pengalaman menggunakan KA semakin personal dan menyenangkan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama. Ke depan, kami akan terus memperkuat pelayanan dan mengedepankan inovasi untuk menjawab kebutuhan pelanggan,” tutup Feni.(*)














