Pemda DIY bersama Polri mengonfirmasi pengaktifan jalur fungsional Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Prambanan guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 2026.
Jalur sepanjang kurang lebih 11 kilometer ini akan dibuka tanpa pungutan biaya alias gratis, namun dengan batasan jam operasional yang ketat.
Manajer Pengendalian Tol Jogja-Solo Paket 1.2, Bachtiar Yusuf, menyatakan bahwa ruas fungsional ini hanya akan melayani kendaraan pada siang hari, yakni pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
“Untuk malam hari sementara belum kami buka karena penerangan masih belum optimal,” ungkap Bachtiar di Sleman, Rabu (11/3/2026).
Meskipun gratis untuk ruas Purwomartani hingga Prambanan, pengguna jalan tetap akan dikenakan tarif tol normal jika melanjutkan perjalanan ke jalur operasional menuju Solo, Jakarta, atau Surabaya.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis mengantisipasi ledakan pemudik yang diprediksi mencapai 8,2 juta orang, dengan mayoritas berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kapolda DIY, Brigjen Pol. Anggoro Sukartono, menjelaskan bahwa ruas tol ini akan difungsikan sebagai jalur satu arah (one way) khusus untuk akses keluar dari Yogyakarta.
Sebaliknya, kendaraan yang ingin masuk ke wilayah DIY diarahkan tetap keluar melalui Gerbang Tol Prambanan di Klaten. Langkah ini diprioritaskan untuk mengurai kepadatan setelah puncak kedatangan yang diprediksi terjadi pada H-5 hingga H-3 Lebaran.
Saat ini, progres konstruksi jalur utama telah mencapai 95 persen dan dipastikan siap digunakan mulai 16 hingga 29 Maret 2026.
Guna menjamin keselamatan, pengelola telah memasang fasilitas pengaman seperti guardrail, water barrier, serta rambu pembatas kecepatan di sepanjang jalur.
Selain kesiapan fisik, kepolisian berkoordinasi dengan platform navigasi seperti Google Maps dan Waze untuk mencegah pemudik dialihkan ke jalur-jalur kecil yang tidak terjaga.
“Kita arahkan masyarakat agar tetap berada pada lajur utama yang dijaga petugas,” tegas Anggoro.
Informasi ini sangat krusial bagi wisatawan maupun pengelola akomodasi dan Homestay di Jogja agar dapat memberikan estimasi waktu perjalanan yang akurat kepada para tamu selama periode libur panjang tersebut. (*)

















