DIY Alami Hari Tanpa Hujan Terlama di Indonesia, Siaga Kekeringan Diperpanjang

0
3

Jogja mencatat durasi Hari Tanpa Hujan (HTH) terpanjang di Indonesia, mencapai 161 hari berturut-turut hingga 10 Oktober 2026. Di tengah kekeringan yang belum berakhir, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memperpanjang status Siaga Darurat Kekeringan hingga akhir November 2026.

Berdasarkan pemutakhiran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah selatan Indonesia masih didominasi kondisi kering. Jawa Tengah menyusul DIY dengan 160 hari tanpa hujan, sedangkan Jawa Timur mencapai 159 hari.

“Hingga pemutakhiran 10 Oktober 2026, Zona Musim di Indonesia dominan mengalami musim kemarau. Namun demikian, banyak provinsi yang tidak hujan selama lebih dari 1 bulan,” tulis BMKG dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

Sementara itu, sejumlah wilayah di bagian utara dan barat Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Papua, mulai diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer dan suhu muka laut yang hangat.

Awal musim hujan di DIY diperkirakan baru terjadi pada akhir November hingga awal Desember 2026. BMKG mengimbau masyarakat menghemat air bersih, tidak membakar sampah atau membuka lahan sembarangan, serta melaporkan indikasi titik api untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Dampak kekeringan sudah terlihat di Embung Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja. Sejak pertengahan September, sisi utara embung mengering hingga dasar tanahnya terlihat retak-retak.

Penyusutan air memicu bau amis dan tidak sedap akibat sampah serta bangkai ikan. Pengelola telah memindahkan ikan yang tersisa ke sisi selatan embung yang masih berair. Pembersihan dasar embung dan pengerahan pompa sirkulasi air juga disiapkan untuk mengurangi dampaknya. (*)