Bawa Celurit untuk Duel ala “Gladiator”, Remaja Asal Bantul Kehabisan Bensin dan Berakhir di Polsek

0
69
Clurit yang dibawa RDP, sempat dibuang untuk menghilangkan jejak. (dok polresta jogja)

Niat hati ingin gagah-gagahan tawuran, remaja ini malah berakhir di kantor polisi gara-gara motor mogok. Unit Reskrim Polsek Umbulharjo berhasil mengamankan seorang remaja berinisial RDP (16), warga Banguntapan, Bantul, yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit dengan ukuran tak lazim, yakni mencapai 1 meter.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (16/1) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Imogiri Timur, Umbulharjo, Kota Jogja.

Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa motif pelaku membawa sajam jumbo tersebut adalah untuk melakukan aksi tawuran dengan skema duel atau “gladiator”.

“Benar, telah diamankan satu anak yang berkonflik dengan hukum,” terang Iptu Gandung Harjunadi saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).

“Dari hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan mengakui hendak melakukan tawuran ‘gladiator’ melawan kelompok lain di sekitar Ringroad Selatan, depan pabrik BH,” imbuhnya.

Penangkapan bermula dari kecurigaan seorang warga (saksi) yang melihat rombongan remaja melintas di daerah Pleret, Bantul, sekitar pukul 02.30 WIB.

Saksi kemudian membuntuti rombongan tersebut hingga mereka terpecah di Ringroad. RDP yang memisahkan diri ke arah Kotagede terus dikejar hingga masuk ke Jalan Imogiri Timur.

Sesampainya di depan BPD DIY, motor Vario AB 4336 QI yang dikendarai RDP tiba-tiba kehabisan bensin.

Panik karena terus dibuntuti warga, rombongan ini sempat membuang celurit panjang tersebut ke jalan untuk menghilangkan jejak.

Namun, upaya itu sia-sia. Warga berhasil mengamankan RDP beserta barang bukti mengerikan itu sebelum diserahkan ke Polsek Umbulharjo.

“Barang bukti yang diamankan cukup menyita perhatian, yakni satu buah celurit sepanjang 1 meter, satu unit HP iPhone, dan satu unit sepeda motor. Kami mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi keberadaan anak saat jam malam,” tegas Iptu Gandung. (*)