Tenggat waktu pembersihan depo sampah yang dijanjikan Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, jatuh hari ini, Rabu (10/12/2025). Meski Pemkot mengerahkan 100 truk, realita di lapangan menunjukkan hasil yang sangat kontras antar-wilayah.
Mandala Krida Membaik, Kotabaru Masih Menggunung
Depo Mandala Krida menunjukkan progres signifikan dengan volume sampah yang menyusut drastis. Hasto mengonfirmasi pergerakan armada yang masif di lokasi ini.
“Ini tadi saya ke Kotabaru, di situ ada 12 truk keluar. Kemudian ke Mandala Krida, ada 20 truk keluar. Itu tapi saya ultimatum, memang Mandala Krida dan Kotabaru harus secepatnya bersih ya,” ujar Hasto pada Rabu (10/12/2025).
Sebaliknya, Depo Kotabaru masih terlihat menggunung meski 12 truk telah mengangkut muatan. Hasto menekankan urgensi lokasi ini karena berdekatan dengan tempat ibadah.
“Tapi saya berharap hari ini untuk Kotabaru (bersih), karena gereja harus sudah bersih,” tegasnya.
Kondisi paling parah terjadi di Depo Suryowijayan yang bersebelahan dengan pasar tradisional. Sampah di lokasi ini tidak berkurang, justru meluber hingga tumpah memakan badan jalan.
Situasi kian menjijikkan dengan banyaknya belatung yang menyebar di tanah, menandakan sampah tersebut sudah terlalu lama didiamkan tanpa penanganan yang layak.
Merespons situasi yang belum tuntas 100%, Hasto memastikan operasi berlanjut dengan target memindahkan 2.000 ton sampah ke TPA Piyungan sebelum Natal.
“Hari ini sudah kita turunkan alat berat dan 100 truk. Kita lanjutkan sampai Senin nanti, Senin dan Rabu,” jelas Hasto. (*)














