Instagram dan WhatsApp Arya Daru Belum Lama Terlihat Aktif, Keluarga Minta Panglima TNI Turun Tangan

0
98
Ayah Arya Daru Pangayunan didampingi kuasa hukum saat memberikan keterangan kepada wartawan. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, masih menjadi misteri. Arya ditemukan meninggal di kamar kosnya di Gondia International Guesthouse, Jakarta Pusat, pada Juli lalu dengan wajah terlilit lakban.

Ayah almarhum, Subaryono, secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Panglima TNI untuk turun tangan mengungkap kasus ini. Menurutnya, TNI memiliki perangkat lengkap untuk membantu investigasi.

“Yang terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia, kami mohon bapak bisa menginstruksikan Kapolri, Panglima TNI, dan Kementerian Luar Negeri agar segera menjelaskan misteri yang terjadi pada anak kami,” kata Subaryono, Sabtu (23/8/2025).

Subaryono mengaku keluarga dalam posisi lemah menghadapi situasi ini. Ia menekankan bahwa putranya dikenal sebagai pribadi mandiri, bertanggung jawab, dan berdedikasi bagi keluarga serta pekerjaannya.

Kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo, mengungkapkan sejumlah kejanggalan. Keluarga mendapati akun Instagram dan WhatsApp Arya aktif setelah kematiannya, padahal polisi menyebut ponsel milik Arya hilang.

“Keluarga mengirim pesan WhatsApp, muncul centang dua. Itu berarti on. Ini menjadi misteri,” kata Nicholay. Beberapa waktu kemudian, akun-akun tersebut kembali nonaktif.

Selain itu, keluarga juga menerima amplop cokelat misterius pada malam pengajian pertama, 9 Juli lalu. Amplop itu diserahkan seorang pria tak dikenal kepada asisten rumah tangga dan berisi potongan gabus berbentuk bintang, hati, dan bunga kamboja.

“Amplop itu sudah kami serahkan ke pihak penyelidik. Apa makna simbol-simbol itu, kami harap diperdalam,” jelas Nicholay.

Keluarga menolak dugaan bunuh diri yang sempat beredar. “Tidak ada tanda-tanda ke arah itu. Selama ini Arya Daru bahagia dengan keluarga dan pekerjaannya,” tegas Nicholay.(“)