Amarah Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meledak saat menghadapi pelaku penipuan yang mencatut namanya untuk menjanjikan kursi ASN kepada warga.
Dalam insiden yang terjadi Minggu malam (13/7/2025) di Playen, Endah membanting asbak di atas meja hingga pecah saat menginterogasi pelaku berinisial BD, pria asal Kediri, Jawa Timur.
BD disebut mengaku sebagai orang dekat bupati, bahkan anggota Brimob dan intel BIN. Ia meminta uang hingga belasan juta rupiah kepada warga dengan iming-iming bisa meloloskan mereka sebagai ASN di Pemkab Gunungkidul.
Rekaman percakapan antara Bupati Endah dan tersangka pun viral di media sosial. Dalam video tersebut, Endah tampak geram setelah jawaban pelaku yang selalu berkelit.
Saat Endah bertanya siapa yang meminta uang, pelaku menjawab hanya diberi.
Endah marah dan membanting asbak sambil berkata, “Jangan anggap saya bodoh, sudah jelas kowe ding jaluk duit, jelas kowe sing balekke kok dadak mubeng mubeng,” ketusnya
“Iki wae kowe ojo mandang aku Sembadra, aku iso dadi Butho, ngerti ora?!” seru Endah dalam video yang tersebar luas.
Aksi tegas itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Warganet ramai mendukung langkah sang bupati yang dianggap berani dan melindungi masyarakatnya.
“Saya tidak mau Gunungkidul jadi tempat buangan penjahat dari luar daerah. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tutup Endah dengan nada geram.
Endah kemudian menyerahkan BD ke Polres Gunungkidul. “Saya tidak berhak menghakimi, tapi saya wajib melindungi warga saya dari penipuan semacam ini,” tegasnya.
Kasatreskrim Polres Gunungkidul AKP Yahya Murray membenarkan penahanan BD, namun menekankan bahwa penahanan awal dilakukan atas dugaan penggelapan kendaraan. Polisi menemukan BD menggadaikan hingga menjual mobil rental milik warga.
Kanit Pidsus Iptu Andang Patriasmono menyatakan BD kini ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. (*)














