Milad ke-76, SMA Muha Dorong Adaptasi AI Tanpa Tinggalkan Karakter

0
2
SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta membuka rangkaian Milad ke-76 yang mengangkat tema “Sangkan Paraning Karsa, Maju ing Samudraning Jaman” dengan menekankan adaptasi teknologi tanpa meninggalkan karakter dan kepedulian lingkungan. (dok. sma muhammadiyah 2 yogyakarta)

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta (SMA Muha) menjadikan peringatan Milad ke-76 sebagai momentum memperkuat adaptasi teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), tanpa mengesampingkan karakter, etika, dan kepedulian sosial-lingkungan.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Hj. Retno Sumirat, M.Pd., mengatakan peringatan milad tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum merefleksikan perubahan dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Kami menekankan bahwa Milad ke-76 ini bukan sekadar seremonial. Dulu pembelajaran menggunakan kapur, sekarang bertransformasi ke papan digital. Dulu menggunakan kertas ketik manual, sekarang berpindah ke gawai berbasis Artificial Intelligence,” ujar Retno.

Pernyataan tersebut disampaikan saat SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta secara resmi membuka rangkaian peringatan Milad ke-76 pada Rabu (9/9/2026). Rangkaian kegiatan berlangsung lebih dari satu bulan, mulai 9 September hingga 17 Oktober 2026, dengan memadukan konsep online dan offline.

Retno menjelaskan, SMA Muha merupakan sekolah model implementasi Deep Learning, coding, dan AI yang bekerja sama dengan institusi internasional, di antaranya Marshall Cavendish Singapore.

Menurutnya, pemanfaatan AI di sekolah diarahkan secara bijak. Teknologi tersebut ditempatkan sebagai alat bantu dan referensi pembelajaran, sementara kemampuan berpikir kritis, etika, dan kecerdasan emosional tetap menjadi prioritas.

Selain adaptasi teknologi, sekolah juga melakukan literasi digital dan pendampingan bersama kepolisian. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah cyberbullying serta pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di kalangan remaja.

Makna Tema Milad

Ketua Panitia Milad ke-76 sekaligus Wakasek Humas SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Fatma Taufiyanti, S.Si., M.Psi., mengatakan tema milad tahun ini, “Sangkan Paraning Karsa, Maju ing Samudraning Jaman”, menggambarkan arah gerak sekolah dalam menghadapi perubahan zaman.

Sangkan Paraning Karsa bermakna bahwa segala bentuk kemajuan bermula dari cita-cita dan niat yang kuat. Sementara Maju ing Samudraning Jaman dimaknai sebagai keberanian untuk melangkah mengarungi perubahan di era globalisasi.

Makna tersebut juga dituangkan dalam logo Milad ke-76. Warna biru menjadi simbol luasnya samudra zaman, aksen kuning melambangkan cahaya cita-cita, sedangkan aksen hijau menjadi simbol pertumbuhan berkelanjutan.

Pesan ekologis turut ditampilkan melalui visual fauna endemik Indonesia yang terancam punah, seperti badak bercula, orangutan, harimau, dan gajah.

Fatma mengatakan simbol tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam di tengah laju pembangunan.

Beragam Agenda hingga Oktober

Sejumlah agenda disiapkan dalam rangkaian Milad ke-76. Salah satunya MUHACOM 2026 (Muhammadiyah 2 Annual Competition) yang berlangsung 9 September hingga 2 Oktober 2026.

Kompetisi tersebut menyasar peserta eksternal dari SMP atau sederajat secara nasional melalui kategori offline, yakni MHQ, MTQ, vokal, dan band. Adapun kategori online meliputi Olimpiade IPA, English News Reading, dan desain poster.

MUHACOM juga diikuti peserta internal yang terdiri atas siswa serta guru dan tenaga kependidikan (GTK), dengan kegiatan berupa lukis, memasak kreasi kentang, estafet catur, voli bola besar, Duta Sekolah, Senam Indonesia Hebat, display kreatif, serta kebersihan kelas.

Pada 26 September 2026 digelar Muha School Trial, yakni program uji coba persekolahan bagi siswa SMP se-Kota Yogyakarta untuk mengenali fasilitas dan metode pembelajaran aktif di SMA Muha.

Selanjutnya, pada 1 Oktober 2026, digelar Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib Akbar berupa munaqasyah hafalan Al-Qur’an secara serentak dari pagi hingga sore oleh siswa program tahfidz. Kegiatan tersebut disiarkan secara live streaming melalui YouTube.

Puncak Milad ke-76 digelar pada 2 Oktober 2026 melalui Puncak Milad & Rising Up. Agenda tersebut mencakup apresiasi guru dan tenaga kependidikan melalui penghargaan umrah dan masa bakti, penghargaan siswa berprestasi, pengumuman pemenang MUHACOM, serta konser panggung Rising Up yang menghadirkan Ada Band bekerja sama dengan IPM.

Sehari kemudian, 3 Oktober 2026, digelar Pengajian Akbar di Grha Ibnu Sina. Kegiatan tersebut menghadirkan Ustadz Rizqi Ashidqi, M.Pd., dengan tema “Dari Lelah Menuju Lillah, Saatnya Kembali Menata Hidup dalam Ridho-Nya”. Pengajian juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan sosial dilanjutkan melalui Bakti Sosial Khitanan Massal & Sembako pada 10 Oktober 2026. Khitanan massal gratis ditargetkan bagi 76 anak, menyesuaikan angka milad, serta pembagian sembako yang bekerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah.

Rangkaian Milad ke-76 ditutup melalui Talkshow Nasional pada 17 Oktober 2026 di Grha Ibnu Sina. Kegiatan tersebut menghadirkan Vina Muliana, HR Practitioner & Content Creator, dengan tema “Start Now: Kenali Potensimu, Siapkan Masa Depanmu” yang menyasar pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Melalui rangkaian tersebut, SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta berupaya memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap mempertahankan nilai karakter dan kepribadian bangsa. (*)