
Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat memastikan estetika dan kenyamanan kota tetap terjaga menjelang libur panjang Lebaran 2026.
Target ambisius ditetapkan: seluruh depo sampah di wilayah Kota Gudeg harus kosong melompong pada Selasa (17/3/2026) mendatang.
Langkah “bersih-bersih” ini diambil sebagai strategi utama mengantisipasi lonjakan timbulan sampah yang diprediksi meningkat 15 hingga 20 persen selama masa libur Idulfitri.
Terlebih, tahun ini periode libur Lebaran berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi, yang dipastikan menambah volume aktivitas masyarakat di ruang publik.
Kepala DLH Kota Jogja, Rajwan Taufiq, mengungkapkan bahwa hingga Jumat (13/3/2026), proses pengosongan depo telah menunjukkan hasil signifikan yakni mencapai 95 persen.
“Hari-hari ini kita melakukan pengosongan depo. Hampir semuanya depo. Hari ini sudah sekitar 95% kita kosongkan. Insyaallah maksimal besok Selasa tanggal 17 Maret sudah kosong semua,” ujar Rajwan kepada wartawan.
Strategi pengosongan ini bertujuan agar depo memiliki kapasitas maksimal saat gelombang sampah mulai meningkat nanti. Rajwan memprediksi, sisa makanan dan sayuran (sampah organik basah) dari aktivitas berkumpulnya keluarga akan menjadi jenis sampah yang paling mendominasi.
Untuk menjaga agar wajah kota tetap asri dan bebas aroma tidak sedap, DLH kini mengalihkan fokus penanganan ke tingkat wilayah. Alur pembuangan sampah dipotong agar tidak semuanya bermuara di depo besar.
“Setelah kosong kita kondisikan, kemudian kita maksimalkan reduksi di wilayah. Kami sudah koordinasi dengan uptaker sampah organik basah sehingga saat libur Lebaran nanti sampah bisa langsung diambil dari titik kumpul dan tidak menumpuk di depo,” tambahnya.
Melalui optimalisasi titik kumpul di lingkungan masyarakat dan koordinasi ketat dengan pengelola sampah organik, Pemkot Jogja berharap penanganan sampah selama libur panjang tetap terkendali.
Upaya ini diharapkan membuat warga maupun wisatawan yang datang ke Yogyakarta dapat merayakan hari kemenangan dengan suasana kota yang bersih, sehat, dan nyaman. (*)













