Marak Aktivitas Grup Daring Menyimpang di Jogja, Polresta Perkuat Patroli Siber

0
183
Kapolresta Jogja Kombes Pol Eva Guna Pandia. (istimewa)

Maraknya aktivitas grup daring tertutup bertajuk Gay Jogja di media sosial turut menjadi perhatian Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta. Kapolresta Jogja yang baru dilantik, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah tegas melalui penguatan patroli siber dan pemetaan potensi gangguan sosial.

“Kami akan memperkuat patroli siber dan melakukan pemetaan potensi masalah secara menyeluruh,” ujar Pandia saat ditemui usai sowan ke Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan, Selasa (15/7/2025).

Berdasarkan temuan awal tim intelijen dan siber, grup daring seperti Gay Jogja dan semacamnya di platform Facebook memiliki lebih dari 13 ribu anggota dan diduga mengorganisasi aktivitas seksual secara terbuka. Grup serupa juga ditemukan di wilayah Sleman.

Pandia menyebutkan, Polresta akan berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan mengedepankan pendekatan edukatif melalui fungsi Bina Masyarakat (Binmas).

“Dari segi agama, kita tingkatkan koordinasi dengan MUI. Termasuk juga ke sekolah-sekolah. Intinya, kita kedepankan himbauan dan pembinaan ke masyarakat,” terangnya.

Upaya ini juga akan melibatkan tokoh agama, psikolog, komunitas keagamaan, dan lembaga pendidikan dalam bentuk penyuluhan, agar masyarakat memahami aspek hukum, moral, dan psikologis.

Selain itu, Pandia mengungkapkan bahwa patroli rutin—baik di ruang fisik maupun digital—akan ditingkatkan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan konten digital menyimpang.

“Kami sudah petakan potensi permasalahan, termasuk fenomena street crime, konten digital menyimpang, dan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban sosial,” pungkasnya. (*)