JCWF 2026 Hadirkan 85 Program Wellness, dari Merayakan Kegagalan hingga Terapi Gamelan

0
3
GKR Bendara memaparkan konsep Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 yang menghadirkan 85 program berbasis kesejahteraan diri dan budaya di Loman Park Hotel Yogyakarta, 6–8 November 2026.  

Merayakan kegagalan, tertawa bersama, hingga merasakan ketenangan lewat alunan gamelan. Beragam pengalaman untuk merawat kesejahteraan diri itu hadir dalam Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 pada 6–8 November 2026 di Loman Park Hotel Yogyakarta.

Mengusung tema Reconnect – Reconnecting People, Culture & Wellbeing, festival tahun keempat ini mengajak masyarakat kembali terhubung dengan diri sendiri, sesama, alam, dan budaya.

Ketua JCWF 2026, GKR Bendara, mengatakan festival ini menjadi ruang jeda di tengah kehidupan yang semakin cepat dan bergantung pada teknologi digital.

“Di tengah hidup yang semakin cepat dan serba digital, kita sering lupa untuk pulang—pulang ke diri sendiri, ke sesama, ke alam, dan ke budaya kita. Itulah mengapa tahun ini kami mengajak semua untuk Reconnect,” ujar GKR Bendara, Rabu (21/10/2026).

Sebanyak 85 program melibatkan 97 komunitas dan mitra terkurasi dari 13 kota di Indonesia. Seluruh kegiatan dipusatkan di satu lokasi, berbeda dari penyelenggaraan 2025 yang berlangsung selama sebulan di sejumlah tempat.

Program yang ditawarkan cukup beragam. Pengunjung bisa mengikuti sesi “Duduk Bersama Kegagalan & Bertumbuh dari Kegagalan”, yoga ketawa, hingga Gamelan Sound Healing dari Desa Wisata Nglanggeran. Ada pula ruwatan, konsultasi keris, dan Tarot Jawa.

Festival ini juga menghadirkan Evening Experiences pada pukul 19.00–21.00 WIB, termasuk Sound Bath dan Javanese Yoga.

Meski menargetkan sekitar 1.500 kunjungan selama tiga hari, penyelenggara tidak mengejar keramaian semata. Sebanyak 71 program menerapkan biaya partisipasi atau kuota terbatas, dengan rata-rata 15–20 peserta per sesi.

“Kualitas koneksi lebih penting daripada keramaian—itulah pariwisata berkualitas,” kata GKR Bendara.

Masyarakat tetap bisa masuk ke area festival secara gratis dan menikmati 14 program tanpa biaya, termasuk Wellness Artisan Market yang menghadirkan 32 jenama lokal terkurasi.

JCWF 2026 juga mengusung pengelolaan sampah nol (zero waste management), penghitungan jejak karbon, serta imbauan membawa botol minum sendiri.

Jadwal kegiatan dan reservasi kelas dapat diakses melalui atourin.com/en/jcwf2026 atau Instagram @jcwf.id. (*)